Bukittinggi, KABA12 — Satu per satu, atlet Bukittinggi torehkan pretasi gemilang pada Porprov XVI tahun 2026. Termasuk, Husnul Amri dan Rezy Alvalery, yang turun di cabang olahraga sambo.
Keduanya menjadi sorotan, karena sepasang suami istri ini, berhasil kawinkan medali emas untuk Kota Perjuangan. Bahkan, dengan peran keduanya serta atlet lain, menjadikan Bukittinggi mendominasi pada cabor sambo, dengan 12 emas, 6 perak dan 5 perunggu.
Diketahui, Husnul Amri, merupakan Staf Operasional Pemadam Kebakaran Kota Bukittinggi. Pria yang cukup langganan meraih medali untuk Bukittinggi dan Sumatra Barat ini, turun di cabor sambo, pada kelas pertandingan Sport -98 Kg Men.
Sedangkan sang istri, Rezy Alvalery, yang merupakan Karyawati Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi, mengikuti kelas pertandingan combat -65 KG Woman.
“Alhamdulillah. Terima kasih pada kelurga besar kami. Prestasi ini kami persembahkan untuk masyarakat Bukittinggi,” ungka Rezy, Senin (12/10).
Ia mengaku, selama persiapan menghadapi porprov XVI, Rezy dilatih langsung oleh suaminya Husnul Amri. Latihan rutin dilaksanakan, termasuk dengan saudara saudara dan sahabat dari tim Sambo Bukittinggi.
“Kita terus berusaha bersama sama. Kekompakan dan dukungan yang telah terbangun sejak awal, menjadi motivasi untuk menghasilkan yang terbaik pada Porprov 2026 ini,” ungkapnya haru.
Hasil yang diraih tim Sambo Bukittinggi, 12 emas atas nama Husnul Amri, S.Pd, Rezy Alvalery, A.Md, Briptu Gouldy Alfaleri, S.H, Muhammad Sakti, M. Machioverdo Zachary, Muhammad Anshar, S. Pd, Hendra Tua Joshua Adilla, S. Pd, Rahmad Ridho, Riky Saputra, Rachma Fressia, Irmania Ardiantari, S.H.
Lima medali perak, diraih oleh Briptu Rexy Alfaleri, M. Noercholin Zachary, S.T, Angga Purnomo, Doni Fannyla Hendri, M.Pd, Imam Adlan Junaidi dan Putri Rahmadhani.
Enam medali perunggu, diraih oleh Briptu Sri Mulyani, S.H, Brigadir Savitri, S.H, Nur Anisa Safitri, Sischania Amelia dan Winda Aulia.
(Ophik)
