Kaba Terkini

BKKBN Sumbar-Komisi IX DPR RI Gelar Sosialisasi Program Bangga Kencana di Lubukbasung

Lubukbasung, kaba12.com — Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Barat menggelar sosialisasi program pembangunan keluarga kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di Kecamatan Lubukbasung, Sabtu (14/11).

Kegiatan ini merupakan advokasi dan Komunikasi Informasi serta Edukasi (KIE) program bangga kencana bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI.

Program kegiatan menggandeng mitra kerja anggota DPR RI komisi IX Ade Rezki Pratama ini dipusatkan di halaman kantor Camat Lubukbasung dengan menerapkan protokol kesehatan serta dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar Etna Estelita, Kepala Dinas Dalduk KB P2 PA Kabupaten Agam Erniwati, Camat Lubukbasung Harmezi, Walinagari, kader KB se Lubukbasung, dan tamu undangan lain.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat Etna Estelita mengatakan, kegiatan kolaborasi antara BKKBN dengan Komisi IX DPR RI ini bertujuan untuk mempromosikan program bangga kencana kepada masyarakat melalui para kader KB yang ada di Kecamatan Lubukbasung.

Disebutkan, dengan adanya program ini pengendalian penduduk yang kini tengah meningkat dapat dikendalikan sesuai aturan yang ada. Dimana yang menjadi ujung tombak program Keluarga Berencana (KB) adalah para kader KB yang ada di lapangan.

“Jadi, kader KB adalah ujung tombak untuk mensosialisasikan program KB kepada masyarakat. Karena dengan program KB ini sekaligus bertujuan memutus rantai angka kemiskinan dan menangani faktor ekonomi di Indonesia,” ujar Etna Estelita.

Anggota DPR RI Komisi IX Ade Rezki Pratama menyebutkan, kegiatan advokasi dan KIE program ini merupakan wujud sinergitas komisi IX DPR RI dengan BKKBN pusat untuk mempromosikan program bangga kencana yang telah dicanangkan. Dimana hal ini merupakan bentuk nyata pemerintah yang hadir ditengah masyarakat dalam rangka mengedukasi, memberikan komunikasi dan informasi tentang pengendalian kependudukan.

“Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada kader KB untuk mengendalikan angka kelahiran di tengah masyarakat, sehingga dapat menciptakan keluarga yang mumpuni dan sejahtera,” katanya.

Dijelaskan Ade, peran BKKBN di tingkat pusat maupun di daerah sangat diperlukan untuk ada di tengah masyarakat. Karena hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan populasi manusia yang ada di Indonesia. “Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut, karena sosialisasi seperti ini sangat patut dilakukan guna mengendalikan populasi penduduk,” ulasnya.

Menurutnya, peran pemimpin di lingkungan sekitar sangat diharapkan mensosialisasikan hal ini untuk mengantisipasi pernikahan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan. Karena usia ideal pernikahan bagi perempuan itu adalah 21 tahun, dan laki-laki 25 tahun.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dalduk P2 KB P3A) Kabupaten Agam Erniwati menambahkan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Anggota DPR RI Komisi IX Ade Rezki Pratama yang telah menempatkan kegiatannya di Agam yang berkolaborasi dengan BKKBN Sumbar untuk mensosialisasikan program bangga kencana.

Disebutkan, program yang dilaksanakan hari ini merupakan kegiatan ke empat kali digelar di Kabupaten Agam. Dimana kegiatan ini pertama kali dilakukan pada bulan Juni lalu di Lubukbasung, kemudian bulan Oktober di Kamang Magek, Minggu kemarin di Ampek Angkek, dan hari ini kembali di Lubukbasung.

“Totalnya ada 5 tempat yang dilakukan sosialiasi seperti ini. Untuk Minggu depan akan digelar kembali di Kecamatan Canduang,” katanya.

Dikatakan Erniwati, saat ini ada 158 orang kader KB di Kecamatan Lubukbasung. Dimana masing-masing Nagari di Lubukbasung sudah memiliki program kampung KB.

Oleh karena itu, ulas Erniwati, adanya kampung KB ini tentu akan mempermudah para kader mensosialisasikan program bangga kencana, sehingga dapat memberikan gairah kepada masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Lubukbasung.

(Bryan)

0Shares
To Top