Lubukbasung, kaba12 — Bupati Agam H. Beni Warlis, ungkap prihatin menyusul jatuhnya korban luka, akibat pengeroyokan yang dilakukan massa terhadap personil Satpol.PP Agam saat menertibkan dugaan pelanggaran dan penyakit masyarakat di Banda Baru, Lubukbasung, Selasa,(8/4) dini hari.
Bupati Beni Warlis berharap, kasus itu diusut tuntas sesuai aturan hukum yang berlaku, dan meminta upaya penegakan Perda sesuai visi Agam Madani terus berlanjut sesuai aturan yang berlaku.
Sebagai ungkapan prihatin dan perhatiannya, Bupati Agam H. Beni Warlis didampingi Kabid. Tibum-Tranmas Satpol PP Agam Yul Amar, mendatangi kediaman Joni P, personil Satpol.PP Agam yang menjadi korban pengeroyokan massa saat menertibkan organ tunggal yang berlangsung hinga pagi.

Joni P, babak belur dikeroyok massa yang beringas diduga mabuk minuman keras, yang diduga diprovokasi seseorang yang menyerang personil penertiban di lapangan.
Akibat pengeroyokan tersebut Joni, mengalami luka-luka yang cukup serius di sekujur tubuhnya dan sudah mendapat perawatan medis.

Bahkan, Joni bersama tim Satpol.PP Agam sudah melaporkan kejadian itu pada pihak berwajib di Polres Agam.
” Kita sudah laporkan pada pihak kepolisian dan kita berharap kasus ini bisa terang benderang,” sebut Yul Amar kepada kaba12.
Ditambahkan, dalam operasi yang dijalan, pihaknya bertindak sesuai landasan hukumnya, dilengkapi surat tugas.” Kami berharap penegak hukum dapat memproses kejadian ini,” katanya.

Sementara Bupati Agam, Benni Warlis saat membezuk Joni dikediamannya mengaku prihatin dengan peristiwa tersebut.
Pasalnya, memberantas penyakit masyarakat menjadi salah satu program unggulannya sebagai kepala daerah, dan harus tetap dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat.
Bupati Agam itu, mengaku bangga kepada tim Satpol PP Agam yang telah komit melakukan penegakan peraturan daerah. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Pemerintah daerah prihatin dengan kejadian ini, tetap semangat untuk Satpol PP Agam dalam menciptakan Agam yang bebas dari penyakit masyarakat, dan menjadi efek jera bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung -jawab” tegasnya seperti disebutkan Yul Amar.
(HARMEN)

Semangat dan jangan kendor menertipkan penyakit masyarakat
Penyakit yg paling berbahaya dan harus di habisi adalah penyakit korupsi, yg korupsi jangan kura kura dalam perahu