Manila, KABA12.com — Bentrokan yang terjadi antara militan ISIS dengan militer Filipina terjadi sejak Selasa (23/05) lalu, setidaknya menewaskan 19 warga sipil di Marawi.
Juru bicara militer Filipina Letkol Jo-ar Herrera mengungkapkan kesemua korban terdiri dari warga sipil, perempuan dan anak-anak.
“Mereka (korban) adalah warga sipil, perempuan. Teroris ini sangat anti-masyarakat. Kami menemukan jenazah korban saat memimpin operasi penyelamatan pada Sabtu (27/05),” katanya.
Selain itu, Otoritas setempat menyatakan bahwa wilayah yang diduduki ISIS itu memiliki populasi 200.000 penduduk dengan mayoritas beragama Islam.
Seperti dikutip AFP Minggu (28/05), saat ini, total korban jiwa akibat bentrokan tersebut menjadi 85 orang.
(Dany)
