BEI Sosialisasikan “Yuk Nabung Saham”

Bukittinggi, KABA12.com — Buesa Efek Indonesia (BEI) kerjasama dengan Pemko Bukittinggi, sosialisasikan program “Yuk Nabung Saham” di aula Balaikota, Rabu (19/04).

Linda Faroza, Kabag Perekonomian Setko. Bukittinggi  dalam laporannya mengatakan, sosialisasi dilakukan untuk memberikan informasi tentang tata cara dan manfaat menabung saham, dengan narasumber kepala BEI perwakilan Padang dan sekretaris daerah kota Bukittinggi.

” Kegiatan ini sebagai sarana informasi tentang menabung saham bagi ASN dan organisasi profesi. Peserta diikuti  para assisten, kepala OPD, Camat dan Lurah, ketua PKK, dasawisma, sejumlah ASN dan LKAAM,” jelas pejabat yang akan menjalani tugas barunya sebagai sekretaris Disparpora itu.

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Yuen Karnova menjelaskan, saat ini banyak jalan untuk menambah pemasukan lewat harta yang ada. Caranya dengan memproduktifkan uang lewat menabung dan menabung saham. Menabung lewat saham ternyata sangat menjanjikan.

 Ada perusahaan dalam waktu sepuluh tahun pertumbuhannya mencapai 400%.

“Sebagian besar rakyat Indonesia tidak tahu sehingga usaha ini dikuasai orang asing. Ini merugikan kita lewat ekonomi, sosial dan tuntunan agama. Kalau kita masih seperti ini maka kita akan dikuasai asing, bukan karena ketiadaan potensi namun karena ketidaktahuan kita,” ujarnya.

Kepala BEI perwakilan Padang, Reza Sadat Shahmein menjelaskan, ‘Yuk Nabung Saham’ merupakan program kampanye nasional yang diluncurkan Wakil Presiden Yusuf Kalla, November 2015 lalu.

Sejak itu, BEI terus melakukan sosialisasi ke seluruh wilayah  Indonesia. Dengan menabung saham, masyarakat dan tidak tertutup kemungkinan ASN seluruh daerah dapat memiliki saham perusahaan-perusahaan besar yang ada.

“Saat ini tercatat 537 perusahaan terdaftar di BEI, yang sahamnya dapat dimiliki masyarakat. Dengan ikut berinvestasi ke perusahaan yang ada, keuntungan dari perusahaan itu dapat mengalir ke pintu-pintu masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Reza menambahkan, di Sumatera Barat sudah tercatat sebanyak 7400 investor, “jumlah ini diprediksi bertambah karena masih banyak peluang  menjadi investor,” jelasnya.

Menabung saham dapat memproduktifkan uang sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat, banyak uang menganggur, akan memundurkan prekonomian bangsa.

(Ophik)

0Shares