Maninjau, KABA12.com — Wahyudi (36) warga Jorong Mudiak Nagari II Koto, Kecamatan Tanjung Raya, kabupaten Agam bisa sedikit tersenyum. Pasalnya, Idul fitri 1438 hijriah, bantuan mulai berdatangan untuknya.
Seperti diberitakan KABA12.com (17/06) silam, Budi, panggilan keseharian Wahyudi, sedang menderita komplikasi diabetes dan tuberculosis (TBC) saat ini sedang membutuhkan uluran tangan dari para dermawan untuk berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Kepada KABA12.com Budi mengaku jelang lebaran Idul Fitri 1438 hijriah sudah menerima bantuan sekitar Rp. 2 juta dari para perantau Agam dan zakat.
“Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan yang telah diberikan para perantau dan masyarakat, semoga dibalas berlipat ganda oleh Allah, ” do’a Budi dengan mata berkaca-kaca.
Dijelaskan Budi Ramadhan tahun ini ia belum bisa melaksanakan kewajibannya sebagai muslim, karena sedang menjalani masa pengobatan.
“Setiap harinya saya harus mengkonsumsi obat diabetes dan menerima 2 suntikan pengobatan TBC dari puskesmas, jadi belum bisa melaksanakan ibadah puasa Ramadhan,” terang Budi.
Ditambahkan, untuk pengobatan merupakan pengobatan gratis dari pemerintah, sedangkan untuk penyakit diabetes ia harus mengeluarkan biaya Rp 700 ribu tiap bulan.
“Setiap bulan saya harus ke RSUD Lubuk Basung dan RS Yarsi Bukitinggi untuk pemeriksaan dan penebusan obat dengan biaya Rp.700 ribu,” ungkapnya.
Budi berharap ditahun berikutnya ia bisa melaksanakan ibadah puasa Ramadhan serta bisa kembali mencari nafkah untuk keluarganya.
(Johan)
