Sigiran, KABA12 — Bantuan untuk para korban bencana longsor/galodo di Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam terus berdatangan.
Beragam jenis bantuan tiba di MDA Sigiran yang digunakan sebagai posko bantuan sejak Selasa (24/12) pagi.
Walinagari Tanjung Sani, Mukhsin mengatakan, bantuan yang diberikan oleh donatur diterima di posko bantuan yang nantinya diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.
“Bantuan untuk korban galodo terus berdatangan sejak pagi tadi, mulai dari Pemkab Agam, Polres Agam, BUMD, Andre Rosiade, Yogi Yolanda, komunitas, pengusaha, dan lainnya,” kata Mukhsin kepada KABA12 di posko bantuan, Selasa.

Ia menambahkan, beragam bantuan yang diterima itu berupa kebutuhan dasar untuk korban seperti mie instan, beras, air mineral, handuk, tikar, sarden, perlengkapan mandi, pakaian, dan barang lainnya.
“Saat ini bantuan masih terkumpul di posko bantuan yang nantinya dipastikan akan dibagikan merata kepada masyarakat terdampak,” jelasnya.
Mantan Anggota DPRD Bukittinggi itu juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan untuk korban bencana longsor di Sigiran, Nagari Tanjung Sani.
“Atas nama pemerintah nagari dan masyarakat kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak maupun donatur yang sudah menyalurkan bantuan untuk korban bencana. Mudah-mudahan bermanfaat, dan kami pastikan bantuan akan segera dibagikan kepada masyarakat yang terdampak,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, bencana banjir bandang atau galodo melanda Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Senin (23/12) sekitar pukul 12.30 WIB.
Bencana terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah Danau Maninjau sejak Senin pagi.
Setidaknya 4 unit rumah warga dan 1 bengkel tertimpa material banjir bandang berupa lumpur, bebatuan, dan kayu. Salah satu dinding rumah warga jebol akibat dihantam material galodo.
BPBD Agam memastikan tidak ada korban jiwa yang dalam peristiwa ini. Namun sebanyak 22 jiwa terdampak terpaksa mengungsi sementara waktu ke rumah tetangga ataupun keluarga.
Saat ini akses jalan lingkar Danau Maninjau sudah bisa dilewati kendaraan setelah sempat putus total akibat tertimbun material longsor.
(Bryan)
