Lubukbasung, kaba12.com — Pemerintah kabupaten Agam melalui TGTP2 Covid19 Kabupaten Agam bersama Satgas siaga Covid19 Kecamatan dan Satgas Siaga Covid19 Nagari se kabupaten Agam, telah menyelesaikan pembagian bantuan bahan pokok tahap I untuk masyarakat yang termasuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) tahun 2019.
Bantuan yang sudah didistribusikan masing-masing besar sebanyak 480 ton, sayur-mayur 11,7 ton sayur dan 30 ton garam, untuk 26.003 kepala keluarga dengan stok persediaan beras di rumah-rumah penduduk yang sudah disalurkan mencapai 10-20 kg termasuk garam, memanfaatkan anggaran BTT dana APBD 2020.
Seperti dijelaskan ketua TGTP2 Covid19 Agam M.Dt.Maruhun, khusus untuk bantuan bahan pokok, baik beras, garam maupun sayuran, hingga Sabtu,(11/4) sesuai laporan dari seluruh nagari, sudah tersalurkan sampai ke rumah-rumah penduduk yang terdaftar dalam DTKS Agam tahun 2020, sesuai jadual yang sudah ditetapkan sebelumnya, oleh satgas siaga covid19 dan relawan, baik ditingkat kecamatan maupun nagari.
Sesuai data tersebut, sudah tercatat sebanyak 26.000 KK yang terdaftar dalam DTKS tersebut sudah memiliki persediaan beras di rumah masing-masing sebanyak 10-20 kg termasuk garam untuk dikonsumsi.

Sejalan dengan program bantuan pangan tahap I untuk warga Agam yang masuk dalam data DTKS, ulas M.Dt.Maruhun, dalam dua hari kedepan juga akan segera disalurkan bantuan sembako sekitar 143 Ton beras yang akan diserahkan kepada Guru TPA/MDA, Gharin Mesjid, penjaga sekolah, guru honor dan operator di sekolah sebanyak 7142 KK.
“ Sumber dananya, berasal dari bantuan Baznasda Propinsi Sumbar, Baznasda Kabupaten Agam, sumbangan PNS se Kabupaten Agam, kita targetkan pendistribusian bantuan ini akan tuntas sampai Senin,”13/4) besok, “ tegas M.Dt.Maruhun lagi.
Selain ini, Pemkab.Agam juga sudah mempersiapkan bantuan bahan pokok untuk Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkab.Agam sebanyak 606 orang, yang memanfaatkan dana bantuan iyuran Korpri PNS Pemkab.Agam, “ kita akan tuntaskan hal itu dalam sepekan kedepan, “ tegas M.Dt.Maruhun,yang juga sekretaris daerah kabupaten Agam itu, usai rapat evaluasi TGTP2 Covid19 Agam bersama bupati Indra Catri kemarin.
HARMEN
