Maninjau,kaba12 — Dampak hujan lebat yang melanda wilayah Kabupaten Agam, memicu serangkaian musibah di berbagai lokasi. Seperti halnya Minggu, (23/11), akibat curah hujan tinggi sejak Jumat lalu, memicu longsor dan banjir bandang di wilayah Jorong Paninjauan, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya.
Terjangan longsor disertai banjir bandang itu, melumat kebun dan sawah penduduk setempat,bahkan menyebabkan akses jalan nagari terputus, termasuk memutuskan jaringan distribusi air bersih warga. Bahkan diinformasikan, dampak banjir bandang dan longsor itu juga menimbun 1 kompleks kolam renang milik warga di Jorong Paninjauan tersebut.
Kejadian itu dibenarkan Rahmad Lasmono, Kalaksa BPBD Agam dan Al Hafizd, Camat Tanjung Raya menjawab kaba12 secara terpisah, Minggu, (23/11).

Dijelaskan Rahmad Lasmono, banjir bandang yang terjadi Minggu,(23/11) subuh, sekitar pukul 04.05 WIB di Jorong Paninjauan, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, menyebabkan akses jalan lingkar nagari ruas Cicawan-Jorong Paninjauan tertutup material longsor di dua titik, banjir bandang juga menimbun 3 unit kolam renang, 3 saung semi permanen, menimbun 5 hektar areal sawah, memutuskan jaringan distribusi pamsimas dan mengubah aliran sungai yang ada di kawasan itu.
“Saat ini, personil BPBD Agam sudah berada di lokasi kejadian untuk memantau perkembangan situasi, dan upaya penanganan darurat yang dilakukan. Kita sudah koordinasi dengan unsur terkait, untuk langkah penanganan. Saat ini, curah hujan masih tinggi, warga diminta meningkatkan kewaspadaan, “sebut Rahmad Lasmono.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12 dari Camat Tanjung Raya, Al Hafizd, banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Jorong Paninjauan, Nagari Paninjauan tersebut, juga menyebabkan terputusnya akses jalan dan menimbun areal persawahan dan perkebunan warga, “ tidak ada korban jiwa atau terluka dalam musibah itu, saat ini, upaya penanganan masih dalam proses pembahasan, apalagi saat ini, curah hujan masih tinggi, “sebutnya.
(HARMEN)



