Bangun Rumah Isolasi Berbasis Nagari, Indra Catri Beri Aspresiasi Khusus

Lubukbasung, kaba12.com — Dua nagari di kabupaten Agam menjadi penerobos ide Bupati Agam Dr.H.Indra Catri dalam merealisasikan pembangunan rumah isolasi berbasis nagari yang disiapkan dalam upaya mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 di kabupaten Agam, dan dampak over kapasitas tempat perawatan pasien covid-19 di Sumatera Barat.

Rumah isolasi berbasis nagari itu dijadualkan akan beroperasi dalam waktu dekat, mengingat semakin tingginya lonjakan kasus positif covid-19 di kabupaten Agam dalam sebulan terakhir. Dibutkikan, hingga Rabu,(9/9) ini tercatat sebanyak 251 kasus positif covid-19, dengan 5 warga yang meninggal.

Menyikapi gerak cepat dua nagari yang menjadi pilot project rumah isolasi berbasis nagari itu diapresiasi khusus bupati Agam Dr.Indra Catri saat bersama rombongan meninjau dua rumah isolasi yang disiapkan pemerintah nagari, masing-masing nagari Ampang Gadang, kecamatan IV Angkek dan Nagari Pasia Laweh, kecamatan Palupuah.

Saat meninjau rumah isolasi berbasis nagari di dua nagari tersebut, Bupati Indra Catri mengaku memberi apresiasi khusus masyarakat di Nagari Ampang Gadang dan Pasia Laweh yang telah bersedia memberikan rumah untuk dijadikan tempat isolasi pasien positif Covid-19.

Menurutnya, hal itu luar biasa, karena masyarakat bersedia meminjamkan rumah mereka untuk dijadikan rumah isolasi berbasis nagari, karena selain bentuk kepedulian, sebagai sebagai wujud komitmen bersama dalam mengatasi pandemic covid-19 di kabupaten Agam.
“Kami sangat berterimakasih kepada masyarakat yang telah bersedia meminjamkan rumahnya dan menerima pasien Covid-19, jadi basamo mangko manjadi, itulah arti penting kesadaran dan kepedulian bersama,” tegasnya.

Terkait dengan penyiapan rumah isolasi berbasis nagari tersebut, kepala DPMN Agam Teddy Martha menyebutkan, pihaknya menjabarkan instruksi bupati Agam bersama jajaran pemerintah nagari di kabupaten Agam, dalam upaya mencari solusi terbaik dalam mengatasi lonjakan warga positif covid-19, sementara daya tampung rumah sakit dan tempat isolasi justru semakin berkurang.

Dijelaskan, untuk tahap awal dua nagari sudah mempersiapkan berbagai perangkat pendukung termasuk rumah yang akan digunakan untuk tempat isolasi di nagari tersebut, “ di dua nagari tersebut, sudah disiapkan berbagai perangkat pendukung dan tinggal ditempati, karena sarana pendukung isolasi, baik tempat tidur, kamar mandi dan saran lain sudah disiapkan, tinggal menunggu instruksi pihak dinas kesehatan, “ tegas Teddy Martha.

Direncanakan pihaknya, seluruh nagari di kabupaten Agam akan mempersiapkan rumah isolasi berbasis nagari tersebut, karena saat ini, menyikapi perkembangan kasus covid-19, justru sudah semakin merata melanda wilayah kabupaten Agam.

HARMEN

0Shares