Kaba Terkini

Antisipasi Meluasnya PMK di Agam, BPBD Bergerak Bersama Distan

Lubukbasung, kaba12.com — Untuk mengantisipasi meluasnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di kabupaten Agam, BPBD Agam jalin koordinasi dengan Dinas Pertanian Agam dalam melakukan langkah-langkah takis di lapangan.

Keterlibatan BPBD Agam dalam upaya antisipasi meluasnya PMK di daerah ini, sesuai instruksi kepala BNPB pasca sidang kabinet pekan lalu, dimana presiden menginstrinstruksikan langkah-langkah penanganan bersama, termasuk penyekatan pergerakan hewan ternak dari daerah zona merah PMK ke daerah lain.

Menyikapi hal ini, Bambang Warsito, Kalaksa BPBD Agam menjawab kaba12.com menyebutkan, pihaknya berkoordinasi dengan Distan Agam untuk melakukan upaya bersama dalam penanganan dan pengawasan terkait potensi PMK tersebut.

Disebutkan, sesuai lembaga yang bertugas dalam penanganan dan mengantispasi meluasnya potensi kebencanaan, terkait kasus PMK, BNBP berperan pentin bersama stakeholder terkait dalam mengambil langkah-langkah antisipasi bersama.

“ Kita sudah rumuskan langkah-langkah bersama untuk bergerak di lapangan dalam mengawasi dan mengantisipasi pergerakan hewan ternak dari daerah zona merah PMK termasuk langkah-langkah lainnya di lapangan, “ sebut Bambang Warsito.

Saat ini, informasi yang diperoleh kaba12.com, dampak kasus PMK sangat berpengaruh pada masyarakat, terutama pemilik hewan ternak yang makin kuatir akan potensi penyebaran kasus tersebut. Disisi lain, harga hewan ternak justru melambung, termasuk harga hewan qurban menjelang hari raya Idul Adha mendatang.

HARMEN

To Top