Antisipasi Dampak Bencana Pemkab.Agam Normalisasi Sungai di Galapung

Maninjau, kaba12.com — Pemkab.Agam siapkan program normalisasi sungai di jorong Galapung, nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Raya.

Normalisasi sungai sebagai langkah antisipasi dampak lebih buruk pasca banjir bandang yang melanda wilayah Galapung Rabu,(20/11) lalu, akan dilaksanakan dalam tahun ini, mengandalkan dana bantuan dari BNPB.

Normalisasi sungai Galapung itu, sudah dibuka dengan menggunakan alat berat, dengan membuat alur sungai baru, persis disamping mesjid Istigfar Galapung yang hancur diterjang banjir bandang.

Hal itu dijelaskan Sekab. Agam M.Dt.Maruhun, menjawab kaba12.com, terkait tindaklanjut penanganan pasca bencana di Galapung.

Dijelaskan M.Dt.Maruhun, sesuai dengan hasil investigasi lapangan dan tindaklanjut permohonan BPBD Agam pada BNPB, solusi mengantisipasi dampak lanjutan ancaman longsor dan banjir bandang di wilayah itu harus dengan membuat aliran sungai baru yang lebih lebar dan memadai.

Aliran sungai itu, sudah dibentuk dengan alat berat dalam penanganan pasca bencana beberapa waktu lalu, dan diharapkan untuk pembangunan aliran sungai baru bisa didukung dana BNPB, karena aliran sungai akan dinormalisasi mulai batang Cikalo, sampai ke tepi danau Maninjau.

” Saat ini aliran sungai sudah diperlebar di samping mesjid Istigfar mulai dari pebukitan sampai ke tepian danau, untuk menuntaskannya kita memohon dukungan dari BNPB,” sebut Martiaswanto.

Saat ini, penanganan pasca bencana Galapung masih berlanjut, sampai berakhir masa tanggap darurat tanggal 5 Desember besok.
HARMEN

0Shares