Maninjau, kaba12.com — Andre Rosiade, anggota DPR RI dari fraksi Gerindra tinjau langsung lokasi musibah banjir bandang di Jorong Galapung, nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Mutiara, Minggu,(24/11).
Kedatangan Andre Rosiade diterima Sekab.Agam Martiaswanto Dt.Maruhun, didampingi Dandim 0304 Agam Letkol.Victor, Kepala BPBD Agam M.Ltfie, camat Tanjung Raya Handria Asmi dan unsur Satgas Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Galapung.

Anggota DPR RI daerah pemilihan Sumbar I ini, datang bersama rombongan PT.Semen Indonesia melalui PT.Semen Padang yang menyerahkan bantuan berupa 200 zak semen untuk pembangunan kembali masjid Istigfar Galapung yang hancur akibat terjangan banjir bandang Rabu,(20/11) lalu.
Andre Rosiade bersama rombongan juga meninjau beberapa lokasi yang terdampak bencana pasca musibah banjir bandang Galapung termasuk menyaksikan posisi rawan terdampak bencana di pebukitan diatas perkampungan warga Galapung yang ditengarai sangat berbahaya jika tidak diatas segera.
Dalam kunjungan Andre Rosiade kepada Sekab Agam berharap, proses penanganan pasca bencana di Galapung bisa berjalan cepat dan tepat. Anggota DPR RI ini, juga memujikan langkah cepat dan strategis yang sudah dilakukan jajaran Pemkab Agam dalam mengatasi dampak bencana banjir bandang di Galapung, dengan memprioritaskan keselamatan masyarakat tersebut.
Bahkan, politisi vocal partai Gerindra itu, mengungkap salut terbangunnya sinergi jajaran Forkopimda Agam dalam mengatasi dampak bencana di Galapung, dibuktikan dengan pro-aktif jajaran TNI, bahkan Dandim 0304 Agam dipercaya sebagai Dansatgas Tanggap Darurat, “ semoga penanganan dilakukan bisa optimal, dan seluruh kegiatan penanganan bisa tuntas sesuai jadual masa yanggap darurat berlangsung, “ ulas Andre lagi.
Sementara Sekab.Agam M.Dt.Maruhun menyebutkan, pihaknya bersama masyarakat sangat berterimakasih atas bantuan, perhatian dan dukungan yang diberikan berbagai pihak dalam upaya mengatasi dampak bencana banjir bandang di Galapung tersebut, “ kami akan berupaya maksimal menuntaskan seluruh tahapan tanggap darurat, termasuk relokasi dan pembangunan kembali sarana-prasana yang rusak akibat musibah tersebut, “ ulas Sekab.Agam.
Sementara beragam jenis bantuan terus berdatangan ke pos komando tanggap darurat bencana banjir bandang Galapung, sejak musibah terjadi Rabu,(20/11) lalu, dari berbagai kalangan, tidak hanya lembaga resmi pemerintah, tapi juga berbagai elemen sosial dan peduli bencana, serta kalangan siswa dari berbagai sekolah di Sumatera Barat.
(Ardi)
