Bayua, kaba12.com — Untuk proses pembersihan lanjutan dampak bencana banjir dan tanah longsor di jorong Sungai Rangeh, nagari Bayua, kecamatan Tanjung Raya, Pemkab. Agam turun satu unit alat berat, Jumat,(20/12).
Alat berat yang diturunkan, untuk membersihkan material longsor berupa bebatuan, lumpur, dan dahan kayu yang bergelimpangan memenuhi permukaan jalan dan sarana lain di wilayah terdampak bencana di Sungai Rangeh.
Pantauan kaba12.com Jumat (20/12) di lapangan, alat berat itu tengah berupaya membersihkan material longsor yang menghantam Parak (kebun warga) dan bangunan di lokasi tersebut.
Sebelumnya, musibah itu melanda wilayah tersebut pada Kamis (19/12) malam akibat tingginya curah hujan, sehingga air bah dari anak sungai dilokasi menghanyutkan material longsor berupa batu, lumpur, dan dahan kayu.
Akibat kejadian itu, 5 unit rumah termasuk Musholla dan TK dihantam oleh longsor tersebut. Tidak hanya itu longsor tersebut juga menimbun lapangan voli dan menghantam tambak ikan, sawah, dan ladang milik warga.

Pembersihan di lapangan secara optimal dilakukan personil Satpol PP-Damkar Agam, yang menyisir seluruh sarana yang terendam lumpur termasuk menggunakan alat penyemprot pemadam kebakaran di berbagai sarana yang terdampak.
” Kita turunkan personil bersama armada damkar, agar proses pembersihan bisa berlangsung cepat,” sebut Kurniawan Syahputra, Kasatpol.PP -Damkar Agam di lokasi bencana Jumat sore.
(HARMEN/Bryan)
