Agam Siaga Covid19 “ Lawan Virus Corona- Petani Terus Menanam”

Lubukbasung, kaba12.com — Saat ini kalangan petani di kabupaten Agam menjadi pejuang penting dalam program siaga pangan menyikapi kondisi ekonomi dampak percepatan penanganan penyebaran covid19 di kabupaten Agam.

Para petani khususnya yang menggarap areal persawahan untuk ditanami pagi, terus bergerak dan menanam. Bahkan Dinas Pertanian Agam memberi support khusus pada para petani untuk terus menanam.

“ Tagline para petani, anda di rumah saja, biar kami ke sawah, pasokan beras anda terjamin,” ungkap Ir.Arief Restu,Msi, Kepala Dinas Pertanian Agam saat mendatangi para pertanian di areal persawahan di Tanjung Raya kemarin.

Ditegaskan Arief Restu, pihaknya mendatangi para petani yang saat ini sedang mengolah areal persawahan yang ditanami padi, yang sebagian besar sedang mamasuki masa panen, untuk memantau langsung ke lapangan terkait dengan ketersediaan beras untuk dikonsumsi masyarakat.

Secara umum, ditegaskan Arief Restu, cadangan beras untuk kebutuhan konsumsi masyarakat kabupaten Agam sangat mencukupi, bahkan hingga masa panen akhir April ini, diyakinkan surplus dibanding kebutuhan konsumsi.

Ditegaskan Arief Restu, kepada para petani di lapangan, pihaknya mengingatkan untuk tidak menjual seluruh hasil panen padi mereka, harus ada yang ditinggalkan diurmh untuk stok kebutuhan konsumsi harian, terutama dalam menyikapi kondisi sulit saat ini.

Ditambahkan, beras hasil panen petani yang akan dijual, diyakinkan Arief Restu akan menjadi pasokan untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat di berbagai wilayah kabupaten Agam, “ kita sudah kaji detail data kebutuhan dan hasil produksi padi di kabupaten Agam, Inshallah Agam surplus ,”ulasnya.

Disebutkan Arief Restu, bahwa para petani yang bagi pihaknya adalah pejuang siaga pangan kabupaten Agam itu, didorong untuk segera melanjutkan aktivitas pengelolaan sawah untuk tanaman padi, setelah panen. Tidak ada masa jeda, sehingga dalam kurun waktu tiga-empat bulan kedepan, stok pangan kabupaten Agam masih terjaga dengan baik.

HARMEN

0Shares