Lubukbasung, kaba12 — Kabupaten Agam kembali masuk nominasi sebagai penerima Anugerah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2023. Bagi daerah ini, nominasi Anugerah KPAI 2023 merupakan penilaian keempat kali, setelah sebelumnya daerah ini, sudah 3 kali meraih anugerah serupa.
Pemberian Anugerah KPAI, merupakan wujud apresiasi lembaga nasional itu, pada jajaran kementrian, pemerintah daerah dan instrument lain yang bergerak dalam perlindungan anak yang diserahkan rutin setiap tahun.
Dalam proses Anugerah KPAI 2023, tim penilai pusat, mulai melakukan verifikasi lapangan Rabu, (21/6) yang diterima Bupati Agam Dr.Andri warman didampingi para kepala OPD terkait Pemkab. Agam di aula utama kantor Bupati Agam.
Menurut Kawiyan ketua tim penilai lapangan Anugerah KPAI 2023, tahun ini, kabupaten Agam kembali masuk nominasi, setelah sebelumnya mendaftarkan diri secara online melalui aplikasi.
Dijelaskan, sesuai mekanisme yang ditetapkan, pihaknya akan melakukan verifikasi lapangan, tidak hanya mendengarkan materi tentang pola, strategi dan sistim yang diterapkan dalam perlindungan anak di kabupaten Agam, juga akan melakukan peninjauan lapangan terkait hal itu termasuk dengan berbagai lembaga terkait, serta memantau langsung aktivitas forum anak.

Sementara Bupati Agam Dr.Andri warman, mengaku bangga dengan kembali masuknya kabupaten Agam dalam nominasi penerima Anugerah KPAI 2023, karena hal itu menjadi salah satu motivasi bagi pihaknya untuk terus mendorong optimalisasi program perlindungan anak di kabupaten Agam.
Ditegaskan, terkait program perlindungan anak, di kabupaten Agam merupakan hal prioritas, dimana anak menjadi perhatian khusus bagi pihaknya, karena masa depan anak, merupakan penentu kemajuan masa depan daerah dan bangsa ini.
“ Kita sangat konsens dengan masalah perlindungan anak, tidak hanya secara pisik, tapi juga di berbagai aspek, termasuk perhatian terhadap pendidikan, “ tegas Andriwarman yang dikenal peduli, bahkan banyak mengangkat anak asuh untuk disekolahkan tersebut.
-HARMEN-
