Agam Implementasikan Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan

Lubukbasung, KABA12.com — Kepala BAPPEDA Kabupaten Agam melalui Kepala Bidang Sosial, Andri menekankan pentingnya pengarusutamaan gender, khususnya dalam beberapa hal menyangkut pembangunan daerah.

“Seperti kesetaraan akses dalam pengelolaan sumberdaya pembangunan, peningkatan partisipasi dalam proses pembangunan, penguatan kontrol secara setara dalam pengambilan keputusan dan pemanfaatan sumberdaya pembangunan,” ujarnya usai pemantauan Pengarusutamaan Gender (PUG), di aula BAPPEDA Agam, Kamis (22/03).

Dikatakannya, Pengarusutamaan Gender merupakan strategi untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender (KKG) melalui kebijakan program kegiatan dengan memperhatikan pengalaman, aspirasi, kebutuhan, manfaat dan permasalahan perempuan dan laki laki, serta kelompok minoritas yang berbeda kedalam perencanaan di berbagai bidang kehidupan dan pembangunan.

“Contoh implementasinya seperti perencanaan pembangunan gedung yang harus mengadakan sebuah ruangan khusus bagi ibu yang menyusui, pegangan tangga dan jalur khusus bagi lansia atau yang disabilitas dan yang lainnya. Intinya setiap perencanaan yang akan dilakukan itu harus ada memperhatikan PUG,” kata Andri.

Ia menyebutkan, dalam rangka pemantau integritas gender dalam program pembangunan pemerintah dan persiapan input laporan pencapaian Rencana Aksi Daerah (RAD) Pengarusutamaan Gender Kabupaten Agam 2018, Seluruh OPD yang tergabung dalam Pokja PUG harus menyerahkan berkas dokumen Gender Analisys Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS).

“Tahun ini semua laporan harus disampikan secara online melalui aplikasi pada pemerintahan pusat. Jadi untuk PUG ini kita harus menyampaikan laporan pertriwulan begitupun dengan evaluasi kita di kabupaten. Ini harus kita laksanakan sebagai wujud kepatuhan terhadap negara,” sebutnya.

Ia kembali menegaskan, keterlibatan perempuan dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi dari seluruh kebijakan program kehidupan dan pembangunan harus benar benar dimonitoring pelaksanaanya agar keberadaan perempuan dan laki-laki jadi seimbang atau setara gender.

(Jaswit)

0Shares