Lubukbasung,kaba12 — Kabupaten Agam dilanda banjir bandang dan longsor yang cukup parah sepanjang Sabtu, (11/5) kemarin menyusul tingginya curah hujan dengan durasi yang cukup panjang. Tercatat sebanyak 6 kecamatan yang terdampak masing-masing banjir bandang Kecamatan IV Koto, banjir bandang Kecamatan Canduang, banjir bandang Kecamatan Sungai Pua, banjir bandang Kecamatan Ampek Angkek, tanah longsor Kecamatan Malalak dan tanah longsor Kecamatan Palembayan.
Data terkini yang diperoleh, dampak bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Agam, setidaknya 19 warga dinyatakan meninggal dunia, masing-masing 10 orang di kecamatan Canduang dan 9 orang di kecamatan Sungai Pua, dan 2 warga lainnya masih dinyatakan hilang. Jumlah korban sendiri diprediksi masih akan bertambah, karena masih ada warga yang mash dalam pencarian.

Seperti dijelaskan Budi Perwira Negara, sesuai update data dampak bencana Minggu (12/5) sore dampak banjir bandang di Kecamatan IV Koto yang menggenangi ruas jalan propinsi, merusak 44 unit rumah warga dan tempat usaha , serta berbagaia fasilitas umum diantaranya SD N 03 Koto Tuo, BMT, Polindes Galudua, Masjid Al Ikhsan Galudua, Surau Angku Aluma, “ saat ini 60 warga diungsikan di SMPN 1 Koto Tuo, IV Koto, termasuk 3 warga terluka, merusak 8 mobil dan 9 motor, dan areal pertanian seluas lebih dari 2 hektar, “jelasnya.
Warga Terjebak Dalam Rumah,
Sementara di Kecamatan Canduang, jelas Budi , banjir bandang menghanam Nagari Bukik Batabuah, yang menggenangi 90 uni rumah dan tempat usaha warga, bahkan hingga Minggu sore, masih ada warga yang terjebak dalam rumah.

Sementara sarana yang rusak, masing-masing 1 mushala, 1 jembatan hanyut, 50 hektar areal pertanian mengalami kerusakan cukup parah, jalan Raya Simp. Bukik Batabuah – Lasi terputus ditimbun batu besar, pasir dan kayu,1 buah jembatan 4×8 hanyut di Lasi , 1 rumah ditimbun lumpur di Lasi, 1 unit mobil Toyota Raize BA 1093 LY , rusak, “ untuk sementara pengungsi berjumah 74 Jiwa (15 KK) di SD 08 Kubang Putiah Duo Koto Panjang Nagari Bukik Batabuah, dengan 10 warga meninggal dunia, “ jelas Kalak BPBD Agam itu,
Di Kecamatan Sungaipua,material banjir menggenangi jalan dan rumah warga dengan korban jiwa 9 Jiwa, dan 2 orang masih dalam pencarian. Wilayah terdampak cukup parah terutama di Jorong Galuang 1 Mesjid rusak , 1 TK rusak, 10 rumah rusak berat, 15 rumah rusak ringan.

Kemudian di Jorong Kapalo Koto 8 rumah rusak berat, dan sekitar 20 hektar lahan pertanian mengalami kerusakan serius, “ saat ini pencarian terhadap 2 warga yang hilang masih dilakukan, “ ulasnya.
Dampak banjir bandang di Kecamata Ampek Nagari, terjadi di 5 nagari masing-masing Nagari Batu Taba, Ampang Gadang, Balai Gurah, Biaro Gadang dan Lambah, yang merusak berbagai sarana umum, 18 umah rusak ,6 ekor ternak warga, 4 kerbau dan 2 kambing.

“Korban terdampak di Kecamatan Ampek Angkek sebanyak 70 jiwa dari 25 KK yang saat ini sudah diungsikan ke rumah warga di lokasi yang lebih aman. Di Ampek Angkek juga diperoleh informasi ada 1 warga meninggal , namun masih dalam pendataan, “ sebut Budi Periwa Negara lagi.
(HARMEN)
