Agam Berduka , Korban Banjir Bandang Bertambah19 Orang Meninggal, 2 Warga Hilang

Lubukbasung,kaba12 — Kabupaten Agam dirundung duka menyusul dampak luar biasa akibat hantaman banjir bandang lahar dingin yang meluluhlantakkan 4 kecamatan yang berada di sepanjang kaki Gunung Marapi Sabtu, (11/5) tadi malam.

Update data korban terdampak bencana hingga Minggu, (12/5) sore, tercatat sebanyak 19 korban meninggal dunia, 2 warga dinyatakan hilang dalam masih dalam proses pencarian. Jenazah para korban yang meninggal sebagian sudah diambil keluarga untuk dimakamkan.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari Kadinas Kominfo Agam Satria, S,Sos,MSI dari posko utama penanganan darurat bencana banjir bandang di Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Minggu,(12/5), 19 korban yang meningga dunia berasal dari dua kecamatan masing-masing kecamtaan Canduang sebanyak 10 korban meninggal dan dari Kecamatan Sungaipua sebanyak 9 korban meninggal, sementara dua warga lainnya masih belum ditemukan ( lihat tabel korban).

Disebutkan Satria, saat ini upaya penanganan masih berlanjut, dimana seluruh usnur tim gabunagn masih bergerak di lapangan untuk melakukan pencarian terhadap 2 warga yang dinyatakan,termasuk melakukan pendataan lapangan.

“ Update data masih difokuskan pada penanganan para korban terdampak, yang saat ini sudah diperoleh dan diinformasikan pada publik. Sementara untuk dampak kerusakan yang terjadi, baik sarana-prasarana umum, rumah warga dan sarana lain termasuk areal pertanian warga masih dalam pendataan tim gabungan, “ sebut Kadinas Kominfo Agam itu.

Posko utama penanganan darurat bencana banjir bandang di Bukik Batabuah yang langsung beroperasi sepanjang Minggu dipimpin langsung Kepala BPBD Agam H.Edi Busti,yang juga Sekab.Agam yang langsung mengendalikan operasional penanganan dampak kebencanaan yang terjadi, termasuk aktivitas lapangan yang dilakukan tim gabungan.

Sementara, secara terpisah Kalak BPBD Agam Budi Periwra Negara, beberapa lokasi yang terdampak banjir bandang dan longsor, terutama kawasan yang menjadi sentral aktivitas warga, seperti halnya kawasan terdampak banjir bandang di Galugua, Kecamatan IV Koto dan longsor di ruas jalan SIMAKA di Malalak.

Saat ini,ulasnya tim gabungan yang dikoordinir BPBD Agam tengah melakukan langkah-langkah penanganan secara tekhnis di lapangan, selain untuk pendataan, untuk perbaikan berbagai sarana yang terdampak banjir bandang sudah mulai dilakukan.

(HARMEN)

DATA KORBAN BENCANA BANJIR BANDANG DI KABUPATEN AGAM

I. KECAMATAN CANDUANG : 10 JIWA

  1. Adek Hendra (L), 40 Tahun, Bukik Batabuah
  2. Resvanel (P), 65 Tahun, Bukik Batabuah Canduang
  3. Warni Bahar (P) 64 Tahun, SImpang Bukik
  4. Anjeli (P) 15 Tahun, Simpang Bukik
  5. Maryam M Akbar (P) 8 Tahun, Simpang Bukik
  6. Shanum (P) 1.5 Tahun, Simpang BUkik
  7. Hilia Azizah (P) 4 Tahun, Simpang Bukik
  8. Lem Yatril (L) 60 Tahun, Bukik Batabuah
  9. Ujang (L) 71 Tahun
  10. Nelda (P) 65 Tahun

II. KECAMATAN SUNGAI PUA : 9 JIWA

  1. Adila (P) 57 Tahun, Payakumbuh
  2. Suryani (P), 52 Tahun, Galuang Nagari Sungai Pua
  3. Mimi Mariani (P) 67 Tahun, Galuang
  4. Syaukani Sani (L), 56 Tahun, Kapalo Koto
  5. Efniza Zainal (P) 60 Tahun, SUngai Puar
  6. Naila Rusda (P) 19 Tahun, Kapalo Koto
  7. Nur Jannah (P) 78 Tahun
  8. Saskia Tahira (P) 16 Tahun
  9. Dahni Ar (P) 80 Tahun

DATA BELUM DITEMUKAN : 2 Jiwa

  1. Halimah Tusyadiah (P), 30 tahun, Simpang Bukik
  2. Nanda (L), 35 Tahun, Simpang Bukik

0Shares