74 KPM Nagari Bayur Bakal Terima BLT DD Tahun 2021

Bayur, kaba12.com — Pemerintah Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, telah menetapkan sebanyak 74 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) pada tahun 2021.

Penetapan jumlah penerima bansos itu, sebelumnya telah melalui musyawarah khusus di tingkat Nagari bersama unsur Bamus, Pemerintah Nagari, Kecamatan, KAN, pendamping desa, dan tokoh masyarakat, yang dilaksanakan pada 11 Februari lalu.

Sekretaris Nagari Bayur, Andika Ilmi menyebutkan, pelaksanaan musyawarah khusus yang telah dilakukan bertujuan untuk menetapkan calon KPM BLT DD agar sesuai dengan kriteria atau indikator pada Kementerian Sosial RI. Disamping itu, dalam musyawarah tersebut juga dilakukan sosialisasi pengenalan sistem aplikasi tentang penyaringan layak atau tidak layaknya masyarakat yang akan menerima BLT DD.

“Memang, sebelumnya hanya Wali Jorong bersama perangkat nagari yang turun kelapangan untuk memverifikasi calon penerima BLT DD. Akan tetapi, untuk tahun ini sistemnya sudah dirubah menggunakan aplikasi, agar kriteria calon KPM sesuai dengan indikator yang ditetapkan Kementerian Sosial,” ujarnya saat dikonfirmasi kaba12.com di ruang kerjanya, Kamis (18/3).

Ia menjelaskan, sejumlah kriteria untuk calon penerima BLT DD harus sesuai dengan indikator yang ditetapkan Kementerian Sosial, seperti terdata sebagai masyarakat miskin, tidak menerima bantuan lain, memiliki anggota keluarga yang mengidap penyakit menahun, keluarga miskin yang dikepalai perempuan atau lansia, dan indikator lainnya.

“Nah, setelah melalui berbagai tahapa, maka calon penerima BLT DD 2021 di Nagari Bayur ditetapkan sebanyak 74 KPM. Penerima BLT DD ini tersebar di 9 wilayah Jorong, dari 10 Jorong yang ada di Nagari Bayur. Sedangkan 1 Jorong yang tidak memiliki KPM BLT DD adalah Jorong Jalan Batuang,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemerintah Nagari Bayur merencanakan penyaluran BLT DD 2021 akan dimulai pada bulan April nanti. Keterlambatan penyalurannya terjadi, karena alokasi dana khusus bantuan sosial masih dalam tahap proses.

“Memang dana desa kita sudah keluar sejak beberapa hari lalu. Tapi dana khusus bantuan sosial ini masih dalam proses, sehingga penyalurannya direncanakan pada bulan April nanti,” sebutnya.

Ia menambahkan, masing-masing KPM akan mendapatkan bansos tunai senilai Rp 300 per bulan, terhitung sejak periode Januari hingga Desember 2021.

Kendati demikian, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk tidak terpaku dari bantuan yang disalurkan. Karena bantuan ini hanyalah bersifat sementara untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan, kedepannya kategori miskin di Nagari Bayur terus berkurang, sehingga anggaran yang ada di Nagari bisa lebih diprioritaskan untuk kegiatan lainnya,” jelas Andika Ilmi.

(Bryan)

0Shares