57 Sekolah di Agam Sudah Miliki KSBS

Lubukbasung, KABA12.com — Bencana bisa saja terjadi saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Bencana dapat menyebabkan bangunan sekolah rusak hingga dapat menghentikan akses pendidikan setelahnya, bahkan menghilangkan nyawa anak-anak dan guru yang berharga.

Apalagi, Kabupaten Agam yang disebut sebagai salah satu daerah mini market bencana di Indoesia, bahkan 13 kategori bencana yang ditetapkan oleh BNPB, pada umumnya “ada” di Kabupaten Agam.

Oleh sebab itu, BPBD Agam terus mendorong pihak sekolah membentuk Kelompok Siaga Bencana Sekolah (KSBS) dimasing-masing sekolah.

Kalaksa BPBD Agam melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Yunaidi menyebutkan sosialisasi tentang kebencanaan dan pembentukan KSBS dan KSB di nagari menjadi target penting BPBD Agam dalam mendorong pemahaman bersama untuk mengurangi risiko bencana.

“BPBD Agam terus melakukan kesiapsiagaan melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah dalam rangkaian program pengurangan risiko bencana di berbagai wilayah. Selain itu kegiatan sosialisasi dilakukan tim termasuk kelompok siaga bencana di setiap nagari melalui KSB nagari terutama di Agam,” ujarnya, Senin (30/07).

Disebutkan saat ini sudah ada 57 KSBS baik itu dari tingkat SD, SMP dan SMA. Sedangkan di nagari sudah terbentuk 40 KSB dengan anggota keseluruhan 1.400 anggota.

“Dengan mempelajari risiko bencana di sekolah, dapat membantu anak-anak untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi risiko selama bencana terjadi. Begitupun juga halnya dengan KSB di nagari,” jelasnya.

(Virgo/*)

0Shares