500 Meter Jalur SIMAKA Putus, Pemerintah Pusat Turun Tangan

Lubukbasung,kaba12 — Ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka, hingga kini masih belum bisa dilewati sejak ambruk dihantam longsor secara beruntun sejak Kamis, (27/11/2025) tahun ini.

Bahkan, lebih dari 500 meter jalur jalan terputus akibat terjangan longsor, yang membuat akses jalan di kawasan itu betul-betul putus total hingga saat ini. Upaya penanganan masih terus dilakukan, bahkan untuk perbaikan ruas jalan, harus membangun ruas baru, yang ditangani sepenuhnya oleh pemerintah pusat.

Hal itu disebutkan Ofrizon, Kadinas PUTR Agam menjawab kaba12 belum lama berselang, menyusul dampak kerusakan infrastruktur yang terjadi di wilayah Kabupaten Agam dampak bencana hidrometeorologis di Kabupaten Agam.

Dijelaskan, saat ini jalan propinsi ruas SIMAKA belum bisa dilewati, karena bentangan longsor yang sangat panjang,sehingga dibutuhkan penanganan dan upaya ekstra, bahkan, harus dibangun jalur jalan baru karena ruas jalan sebelumnya runtuh.

Disebutkan Ofrizon, penanganan ruas jalan propinsi yang putus tersebut, dibantu pemerintah pusat yang diharapkan bisa segera dilakukan, mengingat ruas SIMAKA merupakan salah satu akses penting pendukung transportasi antar daerah di Sumatera Barat.

Sementara, selain ruas jalan SIMAKA yang rusak parah, di berbagai titik, khususnya di 6 kecamatan di kabupaten Agam, banyak ruas jalan yang putus termasuk jembatan, dengan total kerusakan mencapai lebih dari Rp.5,5 Triliun, yang diharapkan dibantu pemerintah pusat melalui kucuran dana darurat bencana, sehingga berbagai sarana-prasarana yang hancur akibat bencana bisa dibangun kembali.

“Kabupaten Agam disegi pembangunan infrastruktur dan ketersediaan sarana pendukung, jadi mundur 20 tahun, karena mayoritas sarana yang diandalkan untuk transportasi dan pendukung kegiatan ekonomi, mengalami kerusakan serius bahkan hancur di berbagai lokasi, “jelas Ofrizon lagi.

(HARMEN)

0Shares