Bukittinggi, KABA12.com — Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Barat, telah mengalokasikan sebanyak 4.440 vaksin covid-19 untuk Kota Bukittinggi. Vaksin tersebut akan dijemput oleh tim dari pemko dikawal ketat Polres Bukittinggi ke Padang, Rabu (27/01) besok.
Sekretaris DKK Bukittinggi, dr. Vera Maya Sari, menjelaskan, surat Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit nomor SR.02.06/I/210/2021, tanggal 22 Januari 2021 tentang distribusi vaksin dan rencana pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap I termin 2, telah keluar. Dimana, untuk vaksin covid-19 bagi Kota Bukittinggi dapat dijemput Rabu (27/01).
“Jadi, untuk penjemputan vaksin ke Padang, akan kita lakukan besok (Rabu -red). Penjemputan akan dilakukan oleh tim dan dikawal ketat pihak kepolisian dari Polres Bukittinggi,” ungkap dr. Vera, saat dihubungi awak media, Selasa (26/01).
Untuk jumlahnya, lanjut dr. Vera, Bukittinggi mendapat jatah sebanyak 4.440 vaksin covid-19. Setelah dijemput, untuk sementara vaksin itu disimpan di gudang farmasi, di kawasan Bukik Apik.
“Penyimpanan di gudang Farmasi dan dijaga ketat oleh kepolisian,” ungkapnya.
Proses vaksinasi sendiri, direncanakan akan dimulai pada tanggal 1 Februari. Untuk tahap awal itu, penyuntikan awal dilakukan kepada 10 pejabat pemerintah kota Bukittinggi dan dilanjutkan kepada tenaga kesehatan (nakes).
“Penyuntikan vaksin tanggal 1 Februari itu, menurut rencana, akan dilakukan di RSUD Bukittinggi. Kelanjutannya akan dirancang, apakah penyuntikan vaksin tetap dilakukan di RSUD atau di puskesmas masing masing kecamatan. Itu masih kita rapatkan,” ujarnya.
Pada termin 2 ini, penjemputan dilakukan mulai dari hari Selasa (26/01) hingga Jumat (29/01) oleh Dinas Kesehatan 17 kabupaten kota di Sumbar dan Kota Bukittinggi mendapat jumlah paling banyak dengan 4.440 vaksin, karena memang di Bukittinggi terdapat lebih banyak rumah sakit dan tenaga kesehatan. Sementara Padang dan Pessel sudah dijemput pada termin 1, beberapa hari lalu.
(Ophik)
