Magek, KABA12.com — Nagari Magek, kecamatan Kamang Magek deklarasikan diri sebagai nagari peduli tuberculosis (TB) di kantor Walinagari Magek kecamatan Kamang Magek, Kamis,(26/10) lalu. Pencanangan Gerakan Nagari Peduli TB Kabupaten Agam itu ditandai dengan pemukulan Tambua oleh Kadinkes Agam diwakili Kabid P2P, dr.H.Hendri Rusdian, M.Kes, didampingi Camat Kamang Magek Harmezi dan Walinagari Magek.
Menurut Hendri Rusdian, GNP TB di Nagari Magek tersebut merupakan pilot project untuk Kabupaten Agam, melalui Surat Keputusan Bupati Agam no 522 tahun 2017 dan diharapkan tahun 2020 seluruh nagari yang ada di Agam telah melaksanakan GNP TB untuk pengendalikan penyakit TB Paru di Kab. Agam.
Melalui GNP TB ini Hendri Rusdian mengharapkan akan banyak penderita TB paru yang ditemukan untuk diobati, sehingga penularan penyakit infeksi ini bisa ditekan, karena dalam beberapa tahun terakhir penemuan penderita TB Paru di Kab Agam masih rendah.
Dalam pelaksanaan GNP TB ini kader menjadi ujung tombak di lapangan dalam menemukan penderita TB, melakukan penyuluhan dan melakukan pengawasan menelan obat terhadap penderita,” kita berharap dukungan dan kerjasama semua pihak, bisa memberi hasil maksimal bagi GNP TB di Agam,” sebut Hendri Rusdian lagi.
Walinagari Magek Ir. Wirman Syafrul menyambut baik dan mengucapkan terimakasih kepada Dinkes Agam yang menunjuk Nagari Magek sebagai pilot project GNP TB di Kab Agam, pemerintah nagari bersama masyarakat mendukung penuh kegiatan yang ini.
Sementara Harmezi Camat Kamang Magek berharap melalui GNP TB akan ditemukan semua penderita TB yang selama ini masih sulit untuk mendapatkan pelayanan. Ia juga berharap kader Nagari Peduli TB agar bekerja keras dalam mencari dan menemukan penderita TB Paru sehingga di Nagari Magek tidak ada lagi penderita TB paru yang tidak diobati.
“Diharapkan dalam beberapa tahun ke depan Nagari Magek bebas dari penyakit infeksi ini,” sebut Harmezi serius.
(Harmen)
