Tiku, kaba12 — Dua pelajar asal Kecamatan Matur yang dilaporkan ikut tenggelam bersama 16 rekannya di Ujuang Tanjuang, Pantai Pasie Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara,Sabtu, (12/4) sore masih dalam proses pencarian.
Tim SAR Gabungan bersama para personil BPBD Agam ,masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pimpinan,apakah Sabtu malam akan melanjutkan proses pencarian, karena seluruh unsur tim pencarian sudah bersiaga di tepi pantai.
Kejadian yang menggemparkan warga di kabupaten Agam itu ,terjadi Sabtu sore, saat para pelajar asal Matur menikmati libur di Pantai Pasie Tiku. Sekitar pukul 15.00 WIB, para pelajar mulai mandi-mandi, namun berselang 15 menit, terdengar teriakan minta tolong sehingga warga bersama pengunjung berhamburan ke lokasi kejadian.
Informasi yang diperoleh kaba12 dari Lukman, personil BPBD Agam di lapangan, diduga akibat arus deras ombak sore di kawasan pantai tersebut, bahkan di titik kejadian disebut-sebut ada palung dan rongga yang cukup dalam, sehingga diduga para pelajar terseret ombak dan tenggelam.
Sementara 16 pelajar yang mandi-mandi itu langsung berupaya mengevakuasi para korban ,14 orang berhasil dievakuasi ,namun 1 orang diantaranya dalam kondisi meninggal dunia,” dua pelajar masih dalam pencarian,” jelas Edo Aipa Pratama, Camat Tanjung Mutiara kepada kaba12.
Hingga Sabu malam, seluruh korban yang selamat masih dalam proses perawatan di Puskesmas Tiku, termasuk 1 korban yang meninggal masih disemanyamkan di puskesmas tersebut, sampai penanganan lebih lanjut.
Sementara informasi pencarian disebutkan akan berlanjut Sabtu malam ,melihat kondisi cuaca di kawasan pantai pasie Tiku .
(HARMEN)
