Lubukbasung, KABA12.com — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, mencatat ada 14 titik sebaran bunga Rafflesia jenis Arnoldii dan Tuan-mudae yang tumbuh di hutan lindung dan Cagar Alam Maninjau.
Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Resor Agam, Ade Putra, Selasa (02/06), bunga itu di temukan semenjak 1934 sampai 2020. 14 sebaran bunga langka itu ditemukan di Kecamatan Palupuh, Baso, Matur, Palembayan, Malalak, Kamangmagek, Tanjungraya dan lainnya.
Khusus di Kecamatan Tanjungraya, katanya, lokasi yang paling banyak ditemukan bunga dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya sebanyak lima titik di empat nagari atau desa adat.
Jumlah titik sebaran populasi Bunga Rafflesia itu sekitar 36 titik, karena setiap sebaran itu ada satu sampai enam individu. Dengan banyaknya sebaran itu, maka ada sekitar 50 individu yang mekar setiap tahunnya.
Pada awal 2020, satu individu Bunga Rafflesia Tuan-mudae mekar sempurna dengan diameter 111 centimeter di Marambuang, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan.
‘’Ini merupakan Bunga Rafflesia Tuan-mudae yang mekar sempurna terbesar di dunia.’’ujarnya
Ini berdasarkan yang tercatat dan terdokumentasikan, sehingga diberitakan oleh media lebih dari 32 negara.
(Virgo/*)
