1318 Warga Miskin dan PRSE Bukittinggi Dapat Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

Bukittinggi, KABA12 — Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Sosial kembali serahkan bantuan sosial program usaha ekonomi produktif (UEP) untuk keluarga miskin dan Perempuan Rawan Sosial Ekonomi (PRSE).

Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, di balairung rumah dinas wako, Jumat (29/12)

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyebutkan, sejak dilantik 2021 lalu, ia memang fokus untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Setiap tahun, program prioritas mengarah pada program kerakyatan, perbaikan dan peningkatan ekonomi. Salah satu upaya realisasinya, dengan memberikan bantuan sosial, melalui APBD maupun APBN.

“Mereka yang menerima bantuan, merupakan warga yang memang patut untuk mendapat bantuan melalui program usaha ekonomi produktif. Banyak bantuan yang kita berikan. Ada bantuan yang memang memenuhi kebutuhan pokok seperti sembako, pendidikan dan lainnya. Kali ini kita berikan bantuan untuk meningkatkan ekonomi, melalui program UEP,” ungkapnya.

Wako juga berharap, bantuan ini, dapat menjadi stimulan bagi ekonomi warga.

“Bagi yang dibantu saat ini, semoga dapat meningkat ekonominya dan di tahun depan tidak lagi menerima bantuan. Artinya, sudah tidak masuk warga yang membutuhkan. Saya berjanji akan selalu hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Bukittinggi, Syanji Faredy, menambahkan, bantuan UEP di akhir tahun 2023 ini, diberikan kepada 1318 penerima. Setiap warga menerima Rp1 juta untuk dapat dimanfaatkan sebagai permodalan dalam berusaha.

“Ada 1318 warga yang kita bantu melalui program UEP ini. Mereka tergolong masyarakat miskin sebanyak 1038 orang dan PRSE sebanyak 283 orang. Setiap orang dibantu Rp1 juta untuk modal usaha dan nantinya dilampirkan faktur pembelian barang,” jelasnya.

Dari 1318 penerima itu, berasal dari Kecamatan MKS sebanyak 524 orang, Kecamatan GP sebanyak 435 penerima dan Kecamatan ABTB sebanyak 359 orang.

(Harmen/*)

0Shares