Lubukbasung, kaba12.com — Pengumuman 5 tenaga medis dinas kesehatan kabupaten Agam yanag dinyatakan positif terpapar covid-19, 1 diantaranya bertugas di puskesmas Lubukbasung, membuat gempar masyarakat.
Bahkan, sejak Selasa malam hingga Rabu ini, keresahan dan ketakutan warga sangat kentara terlihat, dibuktikan nyaris lengangnya aktivitas masyarakat yang bisa ramai menjelang berbuka puasa.
Pemkab.Agam bersama GTP2 Covid-19 Agam sendiri, langsung bergerak cepat untuk mengamankan objek-objek vital yang ditengarai berpotens menjadi sarang virus corona itu, dibuktikan puskesmas Lubukbasung langsung ditutup, dan hanya IGD yang beroperasi.
Tidak hanya itu, seluruh objek yang menjadi area jelajah aktivitas petugas labor puskesmas Lubukbasung sesuai hasil tracing yang dilakukan GTP2 Covid-19 Agam langsung disemprotkan disinfektan, baik di puskesmas Lubukbasung, kantor KAN, kompleks Pasar Lamo Lubukbasung, kompleks perumahan Pemkab.Agam Talago Permai dan beberapa kawasan lain.
“ Kita minta seluruh pihak bergerak, jangan santai dan tak acuh. Musuh sudah didepan mata, “ tegas bupati Agam Indra Catri.
Bupati Agam Indra Catri meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mentaati seluruh himbauan yang disampaikan, dan mentaati protokol penanganan covid-19 yang sudah disampaikan, “ basamo lawan corona, anda selamatkan saya, saya selamatkan anda, “ tegas Indra Catri lagi.
HARMEN
