Lubukbasung, kaba12 — Bupati Agam Dr. Andri warman minta jajaran terkait di Pemkab.Agam untuk menangani dan membantu penanganan warga yang menggalami gangguan kejiwaan yang diinformasikan masih banyak tersebar di berbagai wilayah di kabupaten Agam.

Hal itu, disebutkan menjadi salah satu tugas pelayanan yang harus dilakukan pemerintah terhadap masyarakat, sesuai kewenangan dan kondisi daerah, diawali dengan pendataan, sosialisasi pada keluarga, dukungan BPJS dan bentuk layanan lain.
Ditegaskan, warga yang mengalami gangguan kejiwaan harus ditangani dengan khusus secara kompleks dengan dukungan keluarga, agar bisa kembali pulih dan sembuh seperti sedia kala.
Harapan itu disebutkan Bupati Agam Dr.Andri warman, usai meninjau kondisi Mega, (38) warga dusun Kampuang Tanjuang, Jorong II Garagahan, Nagari Garagahan Senin, (29/5) kemarin, usai meletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni untuk keluarga Maswendi, yang juga suami Mega.
Disebutkan Andri warman, secara pribadi dia mengaku prihatin dengan warga yang mengalami penyakit gangguan kejiwaan tersebut, apalagi banyak factor yang menyebabkan hal itu terjadi, sehingga perlu perhatian dan penanganan khusus secara medis.
Bupati Agam itu menyebutkan, Pemkab.Agam melalui Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan tim medis RSUD Lubukbasung, yang selama ini sudah melalukan pendataan dan dukungan penanganan untuk warga yang terdampak penyakit gangguan kejiwaan tersebut, untuk terus memberi perhatian karena banyak yang berpotensi sembuh.
Seperti penanganan Mega oleh dr.Dona Fadila Agus, dokter ahli kejiwaan RSUD Lubukbasung yang rutin memantau dan memberi obat-obatan, bahkan Mega daftar penerima BPJS, “ semoga beliau bisa segera pulih dan beraktivitas bersama keluarganya,” ungkap Bupati Agam itu lagi.
-HARMEN-
