Lubukbasung,kaba12 — Warga Lubukbasung makin resah menyusul makin menjadi-jadinya aksi pencurian di berbagai lokasi. Pencurian dengan “skala kecil” , tidak hanya merambah perkebunan kelapa sawit warga, yang para pelakunya cukup sulit ditangkap. Kalau pun berhasil diamankan, hanya berupa barang milik pelaku.
Bahkan, karena geram akan aksi-aksi pencurian buah sawit yang semakin merajalela, emosi warga yang memuncak membakar ongkak gendong ninja ( sebutan sepeda motor pelaku) di Padang Gadang Mati,Nagari Manggopoh, sementara pelaku berhasil kabur dari kejaran massa yang marah.
Aksi pencurian buah kelapa sawit, buah kelapa dan jenis tanaman lain, sering terjadi. Mirisnya, informasi yang diperoleh kaba12, aksi pencurian itu dilakukan para pencuri justru untuk membeli narkoba atau kegiatan perjudian.

Aksi pencurian juga menghantui para pemilik kedai di kawasan Pasar Padang Baru, Lubukbasung, dimana aksi maling, sengaja membongkar loteng kedai milik warga, dan mengambil uang dan barang sesuai kebutuhan. Aksi ini, diinformasikan para pemilik kedai cukup sering terjadi, namun pelakunya tidak berhasil ditangkap.
Warga dan pemilik kedai sendiri enggan melaporkan kejadian itu pada pihak kepolisian,karena jumlah kerugian yang dialami relative kecil, termasuk sulitnya mendapatkan saksi dan barang bukti kejahatan para pencuri tersebut.
Seperti halnya kejadian terkini di kawasan kedai di Pasar Padang Baru Lubukbasung, yang menimpa kedai milik Anggi dan Majin, dimana para pelaku sengaja menjebol atap ( loteng ) kedai yang rapuh, karena terbuat dari triplek.

“ Ini sudah beberapa kali terjadi, namun pelakunya belum ada berhasil ditangkap, “sebut Majin,pemilik kedai yang atap jebol dihantam maling.
Untuk mengantisipasi aksi maling tersebut, para pemilik kedai terpaksa membuat rantau dan memperkokoh atap kedai mereka dengan kawat berduri atau jenis pengaman lain, yang diakui masih tidak akan efektif mengantisipasi aksi-aksi pencurian yang semakin meresahkan tersebut.
(HARMEN)
