Lubukbasung,kaba12.-Alokasi anggaran yang disebut-sebut mencapai Rp.3,4 miliar dan sudah disiapkan Pemkab.Agam jauh hari sebelumnya, bahkan sudah dianggarkan sejak tahun 2025 lalu, ternyata tidak menjamin dukungan optimal untuk para atlet dan kontingen Kabupaten Agam.
Disparpora Agam yang hingga Rabu, (30/9/2026) , atau H-2 menjelang pembukaan Porprov XVI Sumbar, masih terus melakukan persiapan administrasi, termasuk SK penetapan para atlet, pelatih dan official yang hingga kini masih belum diterbitkan Bupati Agam, sejak awal sudah menyatakan bahkan untuk kegiatan Porprov XVI Sumbar tahun ini, tidak ada seragam kontingen, seragam bertanding para altet termasuk peralatan tanding sebagaimana layaknya.
Kondisi ini, membuat banyak pengurus cabang yang sangat butuh dukungan ketersediaan baju dan peralatan tanding menelan kekecewaan, pasalnya pasca puasa lebih dari 8 tahun, klaim Pemkab.Agam yang menyatakan paling siap menghadapi Porprov XVI Sumbar dalam segi anggaran, dan peryataan lain, ternyata tidak terbukti saat ini.
“Mau bagaimana lagi, kita pakai yang ada saja. Kita terpaksa menyiapkan secara mandiri, mulai dari seleksi, TC, try out bahkan untuk peralatan tanding, ”ungkap Rahmad Faisal, pelatih tinju Pengkab.Pertina Agam.
Kekecewaan serupa disampaikan Erwin Tanjung, ketua Pengkab.Taekwondo Agam yang mengaku terheran-heran dengan fakta mengejutkan yang terjadi saat ini. Selain, jadual Porprov XVI yang terkesan dipaksakan tanggal 2-14 Oktober tetap terlaksana, walau banyak daerah yang meminta penguncuran agak sebulan.
“Kita awalnya sangat optimis, dukungan Pemkab.Agam akan sangat kuat, terutama dalam penyediaan sarana pendukung, karena dana sudah disediakan dalam APBD (katanya), tapi nyatanya zonk juga. Kami terpaksa menggunakan peralatan yang ada saja lagi. Yang penting, kita menyalurkan keinginan atlet untuk bertanding dalam Porprov XVI, terpaksa mandiri, “tegasnya.
Kondisi serupa disebutkan Yosef Adhi Putra, ketua Pengkab.Muaithay, Rozi, Ketua Pengkab.FAJI, Pilip Marajo, ketua harian Akuatik, Irma, Ketua Pengkab.ICF-Sekretaris PODSI Agam,Yudha Novri, Ketua Pengkab.ESI, Eka Heraska, Ketua Pengkab.POBSI, Melwadi, ketua PGSI, Ismerizal, Ketua PABSI, yang harus menyediakan peralatan tanding secara pribadi untuk atlet yang akan bertanding dalam Porprov XVI Sumbar dan beberapa pengurus cabang lain.
Sebelumnya, kepada kaba12, Kabid.Olahraga Disparpora Agam Nofialdi, membenarkan kondisi tersebut. Tidak dijelaskan penyebab tidak disediakannya seragam kontingen dan peralatan tanding tersebut, namun informasi yang diperoleh kaba12, dampak lambatnya proses pencairan dana pasca pengesahan perubahan APBD 2026, menyebabkan penyediaan seragam dan peralatan tanding terkendala. Secara umum, informasi itu sudah disampaikan pada seluruh cabang olahraga secara lisan.-HARMEN.-
