Warga Kinali Geger – Sempat Diseret ke Tengah Sungai, Jamaner Nyaris Tewas Diterkam Buaya

Kinali, kaba12 — Warga Kinali, Pasaman Barat Rabu, (15/3) menjelang magrib geger, menyusul nyaris tewasnya Jamaner, (45) mandor perkebunan PT. AMP Plantation Unit 2 Plasma Kinali.

Pasalnya Jamaner, nyaris tewas diterkam buaya di pinggir aliran sungai Batang Masang, yang berada persis di belakang rumah korban.

Tragisnya, korban Jamaner bahkan sempat diseret buaya yang menerkam tangannya yang nyaris putus dicengkeram taring buaya yang tajam.

Namun, korban berhasil menyelamatkan diri, setelah memukul bagian mata buaya, sehingga gigitan buaya terlepas dan korban berhasil melepaskan kemudian kembali berenang ke tepian sungai.

Informasi yang diperoleh kaba12 dari Jefri Chaniago, tokoh masyarakat setempat yang bersama warga setempat menyelamatkan korban di klinik PT. AMP Plantation Unit 2.

Dijelaskan Jefri Chaniago, korban digigit buaya dengan ukuran cukup besar itu, saat korban akan mengambil air wudhu di tepian aliran sungai Batang Masang yang berada di belakang rumahnya.

Disebutkan, saat berada di tepian sungai tiba-tiba, buaya dengan ukuran cukup besar langsung melompat dan mencengkeram tangan kiri korban.

Tragisnya, buaya besar itu bahkan langsung menyeret korban ke tengah sungai.

Aksi buaya sungai itu, membuat histeris anak korban yang melihat ayahnya diseret buaya, sehingga sang anak berteriak minta tolong.

Sementara, korban yang sudah sampai di tengah sungai, berupaya melepaskan diri dari gigitan kuat buaya itu, setelah berhasil lepas, korban kembali berenang ke tepi sungai.

” Korban langsung dilarikan ke klinik PT. AMP Plantation Unit 2 untuk mendapatkan perawatan, kondisi korban relatif stabil, “sebut Jefri.

Aksi buaya di sepanjang aliran sungai Batang Masang itu sudah cukup sering terjadi, tidak hanya di wilayah kabupaten Pasaman Barat tapi di aliran sungai dalam wilayah Kabupaten Agam pun, kasus serangan buaya cukup sering terjadi.

HARMEN

0Shares