Warga Desak Pemerintah Realisasikan Jalan Dua Jalur

Lubukbasung,kaba12.com — Warga Lubukbasung desak pemerintah untuk segera merealisasikan rencana pembangunan ruas jalan dua jalur yang direncanakan mulai kembali digarap tahun ini.

Ruas jalan dua jalur ruas Simpang Gudang Manggopoh-Padang Lua tersebut, sudah sejak lama menjadi impian masyarakat pasalnya keberadaan ruas jalan yang memadai itu, karena bisa menjawab beragam aspek yang selama ini menjadi masalah di Lubukbasung.

Harapan itu disebutkan Nasrial Dt.Asa Labiah, tokoh ninik mamak Lubukbasung yang sejak lama mendambakan ruas jalan dua jalur bisa segera terealisasi di wilayah Lubukbasung, setelah tersendak akibat masih adanya persoalan pembebasan lahan di beberapa tempat.

Disebutkan N.Dt.Asa Labiah, secara spesifik, banyak keuntungan dan dampak positif yang akan dinikmati masyarakat seiring dengan semakin majunya kota Lubukbasung saat ini, dengan dibangunnya jalan dua jalur tersebut.

Dijelaskan, banyak dampak positif yang akan dinikmati masyarakat dengan hadirnya jalan dua jalur itu, baik untuk memudahkan arus transportasi dan memberi rasa jalan bagi anak kemenakan serta masyarakat yang memanfaatkan ruas jalan.
“ Jika ruas jalan lebar, potensi kecelakaan dan kerawanan lalulintas secara otomatis akan berkurang, masyarakat bisa akan nyaman, “ ulasnya.

Disisi lain, keberadaan pembangunan ruas jalan dua jalur itu, sepenuhnya akan berdampak terhadap upaya penanganan banjir yang selama ini jadi keluhan masyarakat, karena dengan dibangunnya ruas jalan tersebut, secara otomatis akan dilengkapi dengan saluran drainase yang baik dan memadai, “ tidak akan ada lagi banjir, jika jalan dua jalur, karena saluran pembuangan air sudah memadai, “ulasnya.

Bahkan, ninik mamak dan pengurus KAN Lubukbasung itu, meyakinkan, keberadaan jalan dua jalur itu, justru akan menjadi penjawab pengembangan dan penataan kota Lubukbasung karena seluruh hal berkaitan dengan jalan utama, “ jika jalan dua jalur sudah terbangun, sosok Lubukbasung semakin maju, “ ulasnya.

Secara khusus, pihaknya bersama anak kemanakan menyatakan dukungan akan program Pemkab Agam, jika dalam waktu dekat, pembangunan jalan dua jalur itu direalisasikan, dibuktikan mayoritas warga, pemilik bangunan dan lahan ruas Simpang BK-Bandar Baru, sudah menyatakan kesiapannya menyerahkan tanah dan bangunan yang terdampak pembangunan jalan dua jalur itu.

N.Dt.Asa Labiah juga berharap, hal yang sama juga dilakukan oleh seluruh masyarakat, khususnya di sepanjang ruas jalan Simpang Gudang-Padang Lua, karena pemerintah propinsi Sumbar, justru tidak akan membangun ruas jalan itu, jika pembebasan lahan tidak tuntas seluruhnya, “ kami berharap, kita semua berperan aktif, “ sebut N.Dt.Asa Labih lagi.

(Ardi)

0Shares