Tiku, kaba12.com — Warga Bukik Batu Apuang, Jorong Durian Kapeh, Nagari Tiku Utara, kecamatan Tanjung Mutiara geger menyusul adanya penemuan mayat perempuan belia di kebun sawit Rabu,(28/9) malam.
Kuat dugaan, mayat gadis belia yang informasi awal yang diperoleh kaba12.com bernama Ayu Oktaviza, (18), warga Jorong Durian Kapeh, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara yang disebut-sebut juga seorang siswa SMAN 1 Tiku.
Informasi yang diperoleh kaba12.com di lapangan, penemuan mayat perempuan tersebut cukup menggegerkan warga, pasalnya mayat korban sudah tergeletak tak bernyawa dengan kondisi kepala berlumuran darah di Padang Kuciang, Jorong Durian Kapeh, kecamatan Tanjung Mutiara.

Penemuan mayat korban tersebut, dibenarkan Camat Tanjung Mutiara Edo Aipa Pratama, waktu dikonfirmasi kaba12.com Rabu malam.
Dijelaskan,penemuan mayat korban Ayu Oktaviza yang merupakan siswi SMAN 1 Tiku tersebut, masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian, dimana saat ini, korban dibawa ke IGD RSUD Lubukbasung menggunakan ambulance Puskesmas Tiku, untuk di visum et repertum.
Namun, Edo Aipa Pratama menyebutkan, informasi awal yang diperoleh pihaknya, Ayu diinformasikan keluarganya pergi memotong rumput ke areal perkebunan sawit tak jauh dari kediamannya Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB, namun hingga pukul 19.00 WIB malam, korban masih belum pulang ke rumahnya.
Karena panic, keluarganya berupaya mencari keberadaan korban di berbagai lokasi, dan korban justru ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di areal perkebunan sawit dengan kondisi mengenaskan, dengan ceceran darah di bagian kelapa, sementara peralatan menyabit rumput berada tak jauh dari lokasi korban tergeletak.

“ Kasusnya saat ini sudah ditangani oleh pihak Polsek Tanjung Mutiara. Kapolsek bersama kami sudah berada di lokasi kejadian, sementara mayat korban sudah dibawah ke IGD RSUD Lubukbasung untuk divisum, “ jelas camat Tanjung Mutiara itu lagi.
Bahkan, disebutkan, pihaknya bersama keluarga dan untuk terkait lain masih berada di lokasi kejadian untuk memantau proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian di lapangan, “ nanti kita informasikan lebih lanjut, “ jelas Edo Aipa Pratama.
Kasus penemuan mayat, siswa SMAN 1 Tiku itu, membuat geger banyak pihak. Hingga malam ini, proses penyilidikan masih dilakukan pihak kepolisian, termasuk upaya pengembangan dugaan penyebab korban tewas di lokasi kejadian.
HARMEN

Mantap bang