Warga Apresiasi Program Fogging Antisipasi Penyebaran DBD

Lubukbasung, kaba12.com — Masyarakat Lubukbasung apresiasi program pengasapan nyamuk (fogging) yang dilakukan Dinas Kesehatan Agam dan Puskesmas Lubukbasung untuk mengantisipasi penyebaran nyamuk aides aigepty penyebab demam berdarah dangue (DBD).

Langkah itu sangat membantu masyarakat dalam mengatasi penyakit DBD yang beberapa waktu belakangan sangat menghantui masyarakat karena dampaknya sangat menakutkan bahkan bisa merengut nyawa.

Hal itu disebutkan tokoh masyarakat Lubukbasung H. Syahren, (58) di Kampuang Sawah, Selasa, (3/4) pasca fogging yang dilakukan tim Dinkes Agam dan puskesmas Lubukbasung yang dipimpin Kabid. P2P Dinkes Agam dr. H. Hendri Rusdian,M,Kes.

Program fogging itu dilakukan pasca merebaknya kasus DBD di Lubukbasung terutama di Kampuang Sawah beberapa waktu lalu.

Disebutkan H. Syahren, masyarakat sudah sangat kuatir dengan kasus DBD yang menyebabkan beberapa warga mendapatkan perawatan di RSUD Lubukbasung , yang bisa menular pada warga lain jika tidak dilakukan antisipasi sejak dini.

H. Syahren mengaku salut dengan jajaran kesehatan Agam yang langsung merespon permintaan masyarakat untuk melakukan fogging tersebut, bahkan fogging akan dilakukan dua tahap, ” minggu depan diulang, ” sebutnya.

Hal itu sebut H. Syahren, tidak hanya memberi rasa aman pada masyarakat tapi warga juga mendapatkan masukan dan informasi langsung dari tim kesehatan tentang langkah antisipasi dini penyebaran DBD dengan membersihkan lingkungan, menguras bak mandi, membuang tempat-tempat yang digenangi air dan langkah lain, “kami sangat berterimakasih dan semoga tidak ada kasus DBD lagi di Kampuang Sawah, ” sebut H. Syahren lagi.

Fogging yang dilakukan Dinkes Agam di Kampung Sawah, Selasa, (3/4), menurut Kabid. P2P Dinkes Agam dr. H. Hendri Rusdian, M, Kes, merupakan langkah antisipasi penyebaran nyamuk penyebab DBD, dan akan dilakukan dua tahap.

” Kami juga lakukan penyuluhan pada masyarakat tentang langkah antisipasi dini, dan membersihkan lingkungan dari tempat bersarang nyamuk aides aigepty, ” ulas Hendri Rusdian.

(Harmen)

0Shares