Lubukbasung,kaba12 — Visi Agam Madani yang menjadi pondasi perkembangan dan aktivitas pembangunan di kabupaten Agam semakin menjalar di semua lini. Saat ini, hari-hari warga disemarakkan dengan beragam kegiatan keagamaan dan sillaturrahmi.
Tidak hanya digerakkan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di seluruh wilayah kabupaten Agam, kalangan pemuda dan berbagai kegiatan keagamaan termasuk pemerintah nagari.
Bahkan, jajaran pengurus Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Sumatera Barat, meminta dukungan Bupati Agam untuk membantu program pembinaan agama, melalui pelatihan baca Al-Quran Braille khusus untuk para tunanetra di Kabupaten Agam.

Program ini, menjadi salah satu agenda spesifik yang didorong Pemkab.Agam secara maksimal, karena para disabilitas di kabupaten Agam termasuk tunanetra, tidak hanya lihai menghafal Al-Quran, tapi juga pandai membaca Al-Quran Braille, sehingga akan menjadi bagian dari ibadah setiap hari.
Hal itu terungkap saat kunjungan Febridayanto, Ketua ITMI Sumbar pada Bupati Agam Dr.Andri Warman di kediaman resmi Bupati Agam, Kamis, (18/7) sore, terkait dengan rencana pelatihan bagi para tunanetra di Kabupaten Agam dalam membaca Al-Quran Braille yang dijadualkan akan berlangsung 21 Agustus mendatang.
Disebutkan, saat ini jumlah bantuan Al-Quran Braille di kabupaten Agam sangat banyak, sementara bagi para tunanetra masih banyak yang belum menguasai bacaan Al-Quran Braille tersebut, sehingga pihaknya sengaja menggelar pelatihan yang akan diikuti 25 peserta dengan 10 pendamping.

“ Alhamdulillah, kami mendapat respon besar dari Bupati Andri Warman, beliau menyatakan siap membuka kegiatan tersebut, bahkan memberi fasilitas khusus, bahkan kami didorong untuk segera merealisasikan kegiatan tersebut, termasuk mendirikan rumah tahfidz khusus untuk tunanetra. Ini hal luar biasa, visi Agam Madani betul-betul bisa kami jabarkan dalam kegiatan ibadah, “ sebut Febridayanto.
Ketua ITMI Sumbar menyebutkan, dengan pelatihan dengan tim pembimbing khusus dari Surabaya tersebut, diyakini para penyandang tunanetra di Kabupaten Agam, akan senantiasa menjadikan Al-Quran sebagai kegiatan harian untuk beribadah, “ kami sangat terharu atas respon bupati Agam. Visi-misi Agam madani yang dicetuskan berjalan dengan maksimal, bahkan kami juga merasakan pembinaan, dukungan dan perhatian dari Pemkab.Agam, “ sebut Febridayanto lagi.
(HARMEN)
