Maninjau, kaba12.com — Upaya mengurai kerumuman masyarakat di pasar-pasar tradisional, tim gabungan berupaya maksimal mensosialisasikan pada masyarakat untuk tetap di rumah, tidak berkerumun di pasar, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, karena pasar menjadi salah satu media paling rawan penyebaran pandemic mematikan itu melalui banyak orang.
Bahkan, untuk meminimaisir kegiatan warga ke pasar, jajaran Forkopimca, pemerintah nagari dan pengurus pasar tradisional memberlakukan sistim pasar harian, untuk mengantisipasi agar warga tidak ramai saat hari “pakan” berlangsung.

Seperti halnya di pasar Sungai Batang, kecamatan Tanjung Raya, camat Handria Asmi bersama jajaran Forkopimca, walinagari Sungai Batang dan Satgas Covid19 Tanjung Raya, menggelar sosialisasi langsung di dalam pasar.
Menurut Handria Asmi, masyarakat diminta untuk mentaati himbauan pemerintah untuk melakukan social-physical distancing dengan berdiam diri di rumah, tidak keluar rumah jika tidak ada hal yang penting, memakai masker dan mentaati instruksi yang disampaikan pemerintah dengan mendisiplinkan diri.
“ Kami himbauan masyarakat untuk mendisplinkan diri, jaga diri, jaga keluarga, jaga masyarakat. Saya selamatkan anda, anda selamatkan kami, “ tegas Handria Asmi.

Terkait aktivitas pasar di wilayah kecamatan Tanjung Raya, pihaknya akan melakukan berbagai langkah penting, terutama untuk mengurai keramaian, baik memberlakukan pasar harian termasuk penutupan aktivitas pasar secara penuh, “ kita intensifkan sosialisasi dan langkah-langkah persuatif di lapangan, “ sebut Handria Asmi lagi.
HARMEN
