Lubukbasung, kaba12 — Pemerintah Kabupaten Agam menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Dirgahayu Lubukbasung sebagai Ibukota Kabupaten Agam yang ke-32, yang jatuh pada 19 Juli 2025, di halaman kantor Bupati Agam, Senin (21/7)
Selain itu, dalam upacara tersebut juga diperingati Hari Ulang Tahun Koperasi ke-78 yang turut menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi daerah.
Upacara ini berlangsung khidmat di lapangan utama Lubukbasung, dipimpin Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis M.M, Dt. Tan Batuah.

Bupati Agam H. Benni Warlis tampil beda dari tahun- tahun sebelumnya dengan mengenakan pakaian adat Ninik Mamak, lengkap dengan tongkat kebesaran, menambah khidmat dan rasa bangga akan budaya lokal dalam acara tersebut.
Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti mantan Bupati Agam Andri Warman dan Haristo Munandar, Ketua DPRD Agam, H. Ilham Lc, Ma, tokoh niniak mamak, Bundo Kandung, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Agam.
Dalam sambutannya, Bupati Benni Warlis menyampaikan pesan yang penuh makna, Pada hari yang berbahagia ini, dalam memperingati Dirgahayu Lubukbasung sebagai Ibukota Kabupaten Agam ke-32, 19 Juli 1993 – 19 Juli 2025.

“Inilah momen penting sebagai jejak sejarah yang harus kita kenang bersama. Lubukbasung sebagai ibukota memegang tanggung jawab besar dalam mendukung kemajuan daerah,” sebut Benni Warlis.
“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh warga Lubukbasung yang aktif berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Agam, saya mengajak kita semua untuk menjaga ketertiban dan kedisiplinan di ibukota ini, mari jadikan HUT Lubukbasung sebagai Ibukota Kabupaten Agam ke-32 dan HUT Koperasi ke-78 ini sebagai momen yang eksklusif dan membanggakan,” ujarnya.
Setelah upacara bendera selesai, rangkaian acara dilanjutkan dengan pawai bajamba yang berjalan meriah.

Pawai tersebut dimulai dari Kantor Bappeda Agam, melewati panggung kehormatan yang disambut Bupati Agam bersama unsur Forkopimda,tokoh ninik mamak, Bundo Kanduang dan para pejabat daerah menuju Balairung kediaman resmi Bupati Agam, diikuti oleh peserta upacara dan masyarakat setempat.
Pawai bajamba ini menampilkan berbagai kesenian tradisional dan simbol kebersamaan warga Lubukbasung dalam mendukung pembangunan daerah.

Peringatan ini tidak hanya sebagai seremonial, tetapi menjadi simbol kebersamaan dan komitmen seluruh masyarakat dalam membangun Kabupaten Agam yang lebih maju dan berdaya saing, dengan tetap menjaga budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah.
(TAUFIQ)
