IV Koto, kaba12.com — Untuk memaksimalkan dan mempercepat pelayanan penanganan dampak kebencanaan di seluruh wilayah kabupaten Agam, BPBD Agam lakukan inovasi dengan membangun posko penanggulangan bencana untuk kawasan Tengah dan Utara, di kantor camat IV Koto di Koto Tuo.
Dijadualkan, posko penanggulangan bencana BPBD Agam akan mulai beroperasi Rabu,(2/11) besok ditandai dengan apel gelar pasukan siaga bencana di halaman kantor camat IV Koto bersama stakeholder terkait.
Direncananakan, posko penanggulangan bencana itu akan dibuka di beberapa lokasi, selain di IV Koto yang sasarannya untuk mempermudah akses penanganan untuk wilayah Matur, Malalak, IV Koto, Banuhampu, Sungai Pua, jika memungkinkan, BPBD Agam juga direncanakan akan dibangun posko pendukung lain di wilayah Ampek Angkek dan Palembayan-Bawan.
Menjawab kaba12.com, Bambang Warsito, kepala BPBD Agam menjelaskan, pembukaan posko penanggulangan bencana di IV Koto itu sudah direncanakan sejak lama, yang sasarannya untuk mempermudah akses personil untuk menjangkau beberapa kawasan di wilayah tengah kabupaten Agam tersebut.
Disebutkan Bambang, pihaknya sudah meminta izin pimpinan daerah, mengingat luasnya wilayah dengan potensi kebencanaan yang terbilang tinggi, dibutuhkan dukungan posko yang berada di titik dengan jarak tempuh yang tidak begitu jauh, sehingga pihaknya didukung para camat dan walinagari menyepakati beberapa titik, yang untuk tahap awal ditetapkan di IV Koto.
Menjawab kaba12.com, terkait personil pendukung, armada, dan sarana penanggulangan kebencanaan yang akan ditempatkan di posko-posko penanggulangan bencana yang akan dibangun itu, mengingat sangat minimnya personil, sarana dan armada milik BPBD Agam saat ini, Bambang Warsito menegaskan, hal itu akan menyesuaikan di lapangan.
“ Yang penting kita mempersiapkan posko pendukung sebagai pusat operasi lapangan jika terjadi masalah kebencanaan, secara bertahap akan diusulkan pada pimpinan daerah, baik personil, armada, maupun sarana pendukung. Bara ado bareh, itu nan kito tanak, “ tegasnya serius.
Pantauan kaba12.com, kondisi saat ini di BPBD Agam, justru patut menjadi keprihatinan banyak pihak, ditengah tingginya itensitas kebencanaan di 16 wilayah kecamatan di daerah ini, sarana pendukung yang dimiliki BPBD Agam justru semakin berkurang, banyak kendaraan yang rusak, personil kurang, termasuk sarana pendukung penanganan kebencanaan dalam 2 tahun terakhir justru mengalami penyusutan alias tidak ada penambahan dari Pemkab.Agam.
HARMEN
