Tanahdatar, KABA12.com — Lima TP. PKK nagari di Kabupaten Tanahdatar tahun 2018 dinilai tim PKK Provinsi.
Kelima nagari itu Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan, Nagari Situmbuak Kecamatan Salimpaung, Nagari Buo Kecamatan Lintau Buo, Nagari Andaleh Kecamatan Kecamatan Sungayang dan Nagari Labuah Kecamatan Limakaum.
Peneliaian itu dilakukan dalam rangka memberikan pembinaan, memberi masukan dan melakukan evaluasi terhadap gerakan PKK di nagari.
“Kelima nagari itu masing-masing kategori penilaiannya berbeda, ada yang mengenai pokja 1 tentang Pola Asuh Anak, pokja 2 UP2KPKK, pokja 3 Hatinya PKK, pokja 4 IVA tes dan pokja 5 tentang administrasi”, sebut Ketua Tim rombongan penilai dari Provinsi, Siti Zakiah saat menilai PKK Nagari Labuah Limakaum di kantor walinagari setempat.
“Kegiatan ini merupakan tahunan dan sudah ada panduan, yang mana jika sesuai kategori dan mendapat peringkat satu di provinsi, maka akan mewakili Sumatera Barat ke Tingkat Nasional, ini akan kita ajukan tahun 2019 mendatang,” katanya.
Sebelumnya Kadis PMDPPKB Adrion Nurdal dalam sambutanya sampaikan pada tahun 2017 lalu PKK Nagari Tabek Kecamatan Pariangan Juara Satu Hatinya PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat dan mewakili provinsi ke Tingkat Nasional, pungkas Adrion.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Nagari Labuah dalam eksposnya sebutkan, Nagari Labuah terdiri dari lima jorong, Jorong Ampalu Kaciak, Jorong Mandaliko, Jorong Koto, Jorong Piliang dan Jorong Kaduapulu dengan jumlah penduduk laki-laki 790 jiwa dan perempuan 1.065 jiwa dan saat ini telah memiliki 30 kelompok Dasawisma.
“Dalam rangka mendukung program pemerintah daerah dan nagari PKK punya visi, terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berakhlak Mulia dan Berbudi Luhur, Sejahtera, Maju, Mandiri, kesejahteraan jender keadilan serta kesadaran hukum,” sebut ketua PKK Nagari Labuah itu.
Lebihlanjut dipaparkannya, dalam bidang Industri Rumah Tangga di Nagari Labuah terdapat beberapa buah rumah yang aktif membuat aneka kerajinan berupa manik-manik, pin jilbab, mainan kunci, dan tas yanh terdapat di 10 buah rumah yang memproduksi makanan kering seperti kue sangko, kipang kacang, rakik maco, gula aren dan lain-lainnya.
(Jaswit)
