Sungai Pua, kaba12.com — Dalam pengelolaan lingkungan hidup diperlukan komitmen antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Agam melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Erniwati, pada saat pembukaan sosialisasi perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup tingkat Kabupaten Agam, di Kantor Wali Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Senin (14/5).
“Pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Agam perlu komitmen bersama antar semua pihak. Hal tersebut diperlukan agar sinergitas, keterpaduan kesamaan persepsi, dan komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota semakin terintegrasi. Salah satunya persoalan pencemaran lingkungan di perairan Danau Maninjau, yang saat ini menjadi tanggungjawab skala nasional,”ungkapnya.
Disamping itu, menghasilkan sinkronisasi, efisiensi dan efektifitas program dalam pengelolaan lingkungan hidup semakin baik, juga menjadi hal yang sangat penting dalam upaya perlindungan dan pengelolaan urusan lingkungan hidup.
“dengan sosialisasi ini kita berharap seluruh peserta dapat menjadikan agenda ini sebaga momentum bersama untuk terus berupaya dan bekerja keras mengatasi berbagai masalah lingkungan hidup yang semakin kompleks dan rumit,”harapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agam, Hamdi.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan koordinasi, sinergisitas perencanaan pembangunan daerah menuju pembangunan yang berkelanjutan melalui pengarustamaan lingkungan hidup.
“Kegiatan yang diikuti sekitar 128 peserta dari Kepala OPD, camat dan wali nagari se-Agam ini bertujuan untuk menyamakan persepsi atau pemahaman dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kabupaten Agam, agar dapat dilaksanakan secara terpadu dan optimal,”tuturnya.
(Virgo/*)
