Kaba Terkini

Tim Paskibraka Agam Dibalut Duka-A.St.Panduko, Ayah Pembawa Baki Bendera

Lubukbasung, kaba12.com –— Tim Pasukan Kibar Bendera Pusaka (Paskibraka ) Kabupaten Agam dibalut duka. Pasalnya, A.St. Panduko, warga Silayang, Jorong Parik Panjang, Nagari Persiapan Parik Panjang Lubukbasung yang meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat mengerinda besi plat,Selasa,(16/8) siang tadi ternyata ayah dari salah satu personil Paskibraka Agam.

Tak tanggung-tanggung, anak almarhum A.St.Panduko, Cindy Ramadhani yang diamanahkan sebagai pembawa baki bendera Merah Putih dalam pengibaran bendera saat prosesi detik-detik Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 2022 di halaman kantor bupati Agam, Rabu besok.

Cindy Ramadhani, siswi SMAN 1 Lubukbasung itu, bahkan saat sang ayah berpulang, masih bertugas menjalani latihan dan gladi persiapan pengibaran bendera di halaman kantor bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, dan baru diberitahu tentang kabar duka itu setelah Cindy istirahat siang usai latihan.

Kabar duka meninggalnya ayah Cindy Ramadhani itu dibenarkan Aliyas, SH ,Kabid.Pemuda Dinas Pariwisata-Pemuda-Olahraga (Disparpora) Agam waktu dikonfirmasi kaba12.com Selasa,(16/8).

Dijelaskan, Cindy Ramadhani, yang jabatannya dalam tim Paskibraka Agam sebagai pembawa baki bendera Merah Putih, mendapat musibah dengan berpulangnya sang ayah, menjelang shalat Zhuhur Selasa siang.

Pendamping Paskibraka Agam yang mengonfirmasi musibah itu membenarkan, bahwa ayah Cindy Ramadhani, siswa SMAN 1 Lubukbasung itu meninggal dunia, dan yang bersangkutan baru bisa diberitahu setelah rehat siang karena pertimbangan psikologis dan kondisi yang bersangkutan.

“ Kami berduka akan kehilangan tersebut, karena sejak awal Cindy memang sudah dipersiapkan dalam tim utama sebagai pembawa baki bendera Merah Putih, “ ungkap Aliyas.

Posisi Cyndi Ramadhani Diganti

Terkait dengan musibah yang menimpa keluarga salah satu personil Paskibraka Agam tersebut, unsur terkait di Pemkab.Agam dan panitia PHBN Agam langsung menggelar pertemuan khusus dan berkonsultasi dengan Cindy Ramadhani dan ibunya.

Atas kesepakatan bersama, akhirnya posisi Cindy yang bertugas sebagai pembawa baki bendera merah putih terpaksa digantikan oleh personil lain yang dijadualkan Selasa malam ini akan langsung dilatih khusus, mengingat kondisi psikologis Cindy tidak memungkinkan untuk tampil membawa amanah besar Rabu besok saat upacara detik-detik proklamasi 17 Agustus 2022.

“ Pertimbangannya, karena kondisi Cindy, apalagi musibah yang terjadi Selasa siang, bahkan jenazah almarhum dijadualkan akan dikebumikan Rabu besok, karena masih menunggu keluarga dari luar daerah. Dan hal itu sudah mendapat persetujuan dari Cindy dan ibunya, “ jelas Aliyas soal penggantian personil pembawa baki bendera merah putih tersebut.

Kabar duka itu membuat sontak banyak pihak, pasalnya musibah yang terjadi di Silayang, Jorong Parik Panjang yang berlangsung cepat, dimana korban A.St.Panduko, meninggal dunia usai tersengat arus listrik saat bekerja mengerinda seng plat di kediamannya.

Korban sudah dinyatakan meninggal oleh petugas medis setelah dilarikan ke puskesmas Lubukbasung untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawa korban sudah tidak tertolong.

HARMEN

To Top