Bukittinggi, KABA12.com — Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bukittinggi menerima 80 set Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan dari alumni SMP 1 Bukittinggi angkatan tahun 1982.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua Alumni Imam Suharsoyo bersama alumni lainnya yang diterima langsung oleh walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias selaku Ketua Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kota Bukittingi di posko Covid-19 Belakang Balok, Kamis (16/04).
Ketua Alumni SMP 1 Bukittinggi angkatan tahun 1982, Imam Suharsoyo mengatakan, bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian alumni guna penanggulangan covid di Bukittinggi.
“Bantuan yang diserahkan ke posko ini sebanyak 80 set APD dan merupakan sumbangan dari teman-teman alumni SMP 1 Bukittinggi Angkatan 1982, kemudian pada hari ini juga kita akan serahkan lansung ke rumah sakit Ahmad Mukhtar sebagai rumah sakit rujukan sejumlah 70 set APD dan juga alat pelindung wajah, semoga bantuan ini bermanfaat dalam upaya penanggulangan Covid di Bukittinggi,” ujarnya.
Imam juga mengatakan bahwa pada hari ini (Kamis -red) juga akan dilakukan pembagian 250 masker kemasyarakat secara langsung yang melintasi jalan Sudirman dan berharap virus ini segera berakhir.
“Harapan kita semoga wabah ini cepat berakhir dan kepada semua masyarakat kami mengimbau mari kita bersama-sama membantu pemerintah dalam menanggulangi wabah ini agar semua kita dapat kembali beraktifitas dengan normal,” harapnya.
Sementara itu Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengucapkan terima kasih atas partisipasi alumni SMP 1 angkatan 1982 yang turut bersama – sama pemerintah dalam upaya penanggulangan Covid-19.
“Atas nama pemerintah kota kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada alumni SMP 1 khususnya angkatan 1982 atas kepedulian ini, karena disaat seperti ini APD memang sangatlah dibutuhkan sekali, dengan adanya APD tenaga medis akan lebih safety atau terlindungi dalam penangann pasien yang terindikasi corona virus,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ramlan juga menginformasikan bahwa 3 (tiga) daerah di Sumbar telah termasuk daerah transmisi lokal dan termasuk Kota Bukittinggi.
“Untuk memutus rantai wabah ini, tidak henti – hentinya kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, seringlah cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, selalu memakai masker dan kalau tidak ada keperluan tetaplah di rumah,” ungkapnya.
(Ophik)
