Canduang, KABA12.com — Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri minta camat dan wali nagari lebih transparan dalam menyalurkan bantuan Covid-19, baik Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari kemensos, provinsi maupun bantuan dari kabupaten dan nagari.
‘’Nama-nama penerima yang dipajang, dapat mempermudah camat dan wali nagari dalam mengontrol dan mengkroscek data. Begitu juga dengan stiker, bisa mempermudah untuk mengontrol siapa yang belum dan sudah mendapatkan bantuan.’’ ujar Indra Catri saat berkunjung ke Kecamatan Canduang, Jum’at (15/5).
Pihaknya berupaya BLT Kemensos dan provinsi dua minggu ke depan sudah tuntas 30 persen. Setelah itu masuk kepada BLT dana desa dan bantuan lainnya.
Indra Catri mengharapkan penerima BLT dapat mencakup 70 persen, karena 30 persen masyarakat lainnya berstatus sebagai pegawai, TNI, Polri dan Petani. Dalam hal ini sebutnya, petani tidak dibantu, karena mereka tidak terpapar dan masih diperbolehkan beraktivitas.
“Untuk itu kita perlu mendukung petani. Sebab BLT diyakini tidak bakal mencukupi untuk satu keluarga, maka masyarakat disubsidi oleh sektor pertanian. Syukur bagi masyarakat yang memiliki tabungan, bisa mengambil BLT ditambah tabungan dan subdisi pertanian, kalau tidak bagaimana,” ungkapnya.
(Virgo/*)
