Padang, kaba12.com — Untuk menindaklanjuti program pemekaran nagari yang sudah direalisasikan di kabupaten Agam, bahkan beberapa nagari yang dimekarkan sudah diperdakan, Komisi I DPRD Agam, terus melakukan pembahasan untuk optimalisasi pemekaran nagari tersebut.
Bahkan Komisi I DPRD Agam sengaja melakukan kunjungan kerja ke Biro Pemerintahan Pemprov. Sumbar untuk sharing terkait dengan kegiatan pemekaran nagari tersebut, Selasa (02/02).
Rombongan Komisi I DPRD Agam yang dipimpin ketua komisi I Syaflin, Wakil Ketua Zulfahmi, Rinal Wahyudi, Zulhendrif Bandaro Labiah, Guswardi, Mardisal Athan, Syafril dan pendamping dari sekretariat dewan itu,diterima di aula kantor gubernur Sumbar oleh plt. Kabag Pemerintahan Zaki Fahminanda dan Kasubag Perintahan Nagari/Desa Yuanda Ogi.
Zaki Fahminanda menjelaskan, di Sumatera Barat ada sekitar 131 nagari persiapan yang diusulkan tiap-tiap kabupaten ke Biro Pemerintahan Pemprov. Sumbar, untuk Kabupaten Agam sebanyak 23 nagari persiapan.
Sementara menurut Syaflin, ketua Komisi I DPRD Agam, menyebutkan, dalam tahap pertama pemekaran nagari di Kabupaten Agam di usulkan sebanyak 10 nagari dari total keseluruhan 23 nagari persiapan.
Dalam diskusi yang digelar, Syafril, anggota komisi I DPRD Agam mempertanyakan, di kabupaten Agam sudah disahkan sebanyak 10 nagari untuk dimekarkan, apabila ada nagari yang tidak memenuhi syarat apakah masih bisa di lanjutkan pemekarannya.
Hal itu ditanggapi Zaki, yang menjelaskan ada beberapa indikator untuk melakukan evaluasi gubernur yaitu bersasarkan urgensi, kepentingan nasional, kepentingan daerah, dan kepentingan masyarakat.
“Untuk nagari persiapan jumlah penduduk minimal 4000 jiwa dan 800 kk,” jelasnya.
Dilain pihak, menurut Syaflin, kegiatan pemekaran nagari, saat ini terus dioptimalkan, dan DPRD Agam akan terus mendorong optimalnya seluruh tahapan persiapan dan realisasi pemekaran nagari sampai defenitif.
“DPRD Agam khususnya Komisi I, berharap pada tahun 2021 ini bisa di selesaikan terkait dengan pemekaran nagari-nagari yang ada di kabupaten Agam,” sebut Syaflin.
HARMEN
