Baso, kaba12.com — Dua korban musibah kecelakaan maut di kawasan PLTA Batang Agam, Padang Tarok, Baso, Minggu tadi malam masih belum ditemukan.
Sementara 8 dari 10 penumpang mobil innova, sudah berhasil dievakuasi tim gabungan hingga Senin dini hari tadi, termasuk mobil innova yang terjun ke dalam jurang.
Upaya pencarian akan dilanjutkan tim gabungan BPBD Agam,BPBD 50 Kota, BASARNAS, PMI, TAGANA, jajaran Polres Bukittinggi, Kodim 0304 Agam, bersama masyarakat setempat.

Sementara dampak proses evakuasi penumpang kendaraan yang terjun ke dalam jurang di kawasan PLTA Batang Agam itu memicu kemacetan parah di ruas jalan negara itu. Bahkan dari dua arah, kemacetan parah sampai mengurai lebih dari 8 km.
Hingga Senin pagi ini, kemacetan masih terjadi, walau proses pengurangan kemacetan sejak subuh tadi sudah mulai dilakukan aparat kepolisian .
Informasi yang dihimpun kaba12.com, dari Kabid.KL BPBD Agam Wahyu Bestari dan Lukman Syahputra, staf Pusdal.Ops.BPBD Agam, menjelaskan Minggu,(9/6) pukul 21.00 WIB, terjadi kecelakaan tunggal di Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, yang mengakibatkan 1 unit mobil Innova Nopol BA 1751 BP warna putih, dengan jumlah penumpang 10 orang masuk ke jurang sungai PLTA Batang Agam.
Dijelaskan Wahyu Bestari, mobil dari arah Payakumbuh menuju Bukittinggi, diduga mobil dalam kecepatan tinggi sehingga sopir kehilangan kendali dan masuk jurang dengan kedalaman lebih kurang 100 meter.
Ditambahkan, saat ini 8 korban sudah dirawat di RSUD Payakumbuh, sementara 2 korban lain yang belum ditemukan dijadualkan akan kembali dilakukan pencarian Senin pagi ini, mulai pukul 08.00 WIB dibawah koordinasi BPBD Agam dan Polres Bukittinggi.
HARMEN
