Terjebak Terjangan Banjir Bandang 4,5 Jam, 18 Warga Berhasil Dievakuasi

Batukambiang, kaba12.com — Tercatat sebanyak 18 orang warga nagari Sitalang, kecamatan Ampek Nagari terjebak diantara terjangan banjir bandang yang terjadi di wilayah itu Kamis,(12/3) sore tadi. Seluruh warga yang terjebak di 3 lokasi berbeda itu, berhasil dievakuasi tim gabungan setelah debit banjir menyusut Kamis malam.

Informasi yang diperoleh kaba12.com, Kamis malam, dari Lukman Syahputra, staf Pusdal.Ops.BPBD Agam, 18 warga yang terjebak di tiga lokasi itu, diinformasi terpaksa bertahan di pulau kecil yang tidak terjangkau oleh terjangan banjir bandang.

Bahkan, sebagian warga yang ketakutan menyusul banjir bandang yang menerjang wilayah mereka itu, terpaksa memanjat pohon besar untuk menghindari air bah yang berhamburan menerjang wilayah yang ada di bawahnya.

Dijelaskan Lukman Syahputra, data yang diperoleh dari tim evakuasi lapangan menyebutkan, warga yang terjebak di pulau kecil yang posisinya agak ketinggian dari aliran Sungai Batang Sitalang yang mengamuk, masing-masing di pulau Tandikek 1 orang atas nama Mak Ajiz,(55), di pulau Kampuang Melayu 8 warga terjebak, dan di Pulau Batu Palano, sebanyak 9 orang warga terjebak masing-masing Muslim,(52), Boje,(50), Mawan,(49), Nen,(41), Tifa,(5), Cam,(54), Iron,(18), Roy,(20) dan Erida,(35).

Proses evakuasi 18 warga yang terjebak akibat terjangan banjir bandang di tiga pulau oleh Satgas Gabungan Penanggulangan Bencana Kabupaten Agam itu, dipimpin Kasat.Pol.PP-Damkar Agam Kurniawan Syahputra, bersama Kabid KL Syafrizal. SH. MH, KSB dan masyarakat setempat yang mengetahui lokasi warga yang terjebak.

“ Alhamdulillah, seluruh warga berhasil dievakuasi pukul 21.15 WIB, setelah terjebak akibat terjangan banjir bandang di nagari Sitalang itu, selama lebih dari 5 jam, “ sebut Kurniawan Syahputra, Kasatpo.PP-Damkar Agam secara terpisah.

HARMEN.

0Shares