Padang, kaba12 — Terbaik dalam mengelola keuangan daerah yang efektif di Sumatera Barat pada tahun 2022, Pemkab.Agam raih penghargaan dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumbar, yang diserahkan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah di aula lantai III Gedung Kanwil DJPb Sumbar, Selasa, (15/8).
DJPb Award 2023 itu diterima Bupati Agam Dr.Andri warman dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pelaksanaan anggaran 2023 bersama para kepala daerah lain di Sumbar.
Menurut Gubernur Sumbar, pemberian reward DJPb Award 2023, merupakan salah satu motivasi bagi seluruh satuan kerja kementerian lembaga, serta pemerintah daerah di Sumbar untuk bekerja lebih keras, baik dan tepat waktu.

Disebutkan, hingga kini sebagian besar program dan anggaran di pemerintah daerah baru bisa terserap pada semester II, karena berbagai faktor, diantaranya proses pengadaan barang dan jasa yang masih terlambat dilaksanakan, tahapan dan beberapa hal lain yang menyebabkan penyerapan anggaran berjalan lambat.
Gubernur berharap pemerintah daerah agar memaksimalkan semua pengelolaan keuangan negara maupun daerah, sehingga dapat mempercepat pelaksanaan kegiatan, “percepatan itu, akan berdampak yang lebih besar dan cepat untuk masyarakat, supaya putaran ekonomi bisa bergerak lebih cepat,” katanya .
Ditambahkan, saat ini APBD Sumbar dan 19 kabupaten-kota mencapai lebih dari Rp27,2 triliun, dengan total Rp19,9 triliun lebih atau 73,01 persen diantaranya merupakan dana transfer dari pemerintah pusat.
“Hal ini memberi gambaran, Sumbar masih sangat bergantung dari dana transfer. Sehingga kita dituntut untuk mampu meraih dana transfer itu, supaya seluruh program dapat terlaksana optimal ,” harap Mahyeldi lagi.
Jadi Motivasi Sementara Bupati Agam Dr.Andri warman menyebutkan reward berupa DJPb Award yang diraih Kabupaten Agam atas pengelolaan keuangan yang efektif tahun 2022, merupakan motivasi khusus bagi jajaran Pemkab.Agam, khususnya para pengelolaan kegiatan dan keuangan daerah.

Diyakinkan, pihaknya akan terus mendorong seluruh jajaran Pemkab.Agam untuk selalu menjadi yang teraktif pengelolaan keuangan daerah, karena anggaran dialokasikan atau pelaksanaan kegiatan mampu mencapai sasaran yang ditetapkan, “anggaran dibelanjakan mesti menghasilkan nilai bagi masyarakat disertai peningkatan pengelolaan yang transparan, jujur dan akuntabel,” tegasnya.
“ Kita berharap, capaian ini dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun berikutnya, agar sumber pendapatan daerah yang berasal dari masyarakat benar-benar bermanfaat untuk masyakarat, “ ulas Dr.Andri warman lagi.
-HARMEN-
