Lubukbasung,kaba12 — Masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi 2025 Kabupaten Agam, Senin, (5/1/2026) secara resmi dinyatakan berakhir, dan kabupaten Agam memasuki tahapan fase transisi pemulihan yang dijadualkan akan berlangsung selama 6 bulan kedepan.
Peralihan fase penanganan dampak bencana di seluruh wilayah Kabupaten Agam itu, ditetapkan dalam rapat resmi Forkopimda Agam dihadiri Bupati, Wakil Bupati Agam, Ketua DPRD Agam, Dandim 0304/Agam, Kapolres Agam, para kepala OPD, seluruh camat dan unsur terkait dalam penanganan dampak bencana di aula utama kantor Bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Senin, (5/1/2026).

Ketua DPRD Agam H.Ilham,LC,MA yang hadir dan memberikan sambutan dalam rapat khusus itu, menyampaikan apresiasi dan ungkapan terimakasihnya pada semua elemen yang terkait dalam penanganan dampak bencana di Kabupaten Agam, terutama yang optimal membantu warga terdampak selama masa tanggap darurat dan pencarian korban.
Secara khusus, Ketua DPRD Agam tidak mengurai satu persatu lembaga yang terkait dan terlibat langsung dalam penanganan dampak bencana di 13 kecamatan di kabupaten Agam, terutama jajaran pemerintah pusat, BNPB, Basarnas, TNI-Polri, PMI, para relawan dari berbagai elemen masyarakat, para relawan dari berbagai partai politik, kalangan perantau yang tergabung dalam berbagai komunitas, berbagai organisasi sosial-keagamaan, kalangan Pers dan awak media yang konsisten menginformasikan perkembangan di lapangan.

Para tokoh masyarakat,berbagai ormas kepemudaan, KSB, ORARI, para anggota DPR RI, DPRD Sumbar, DPRD Agam serta berbagai unsur lain yang jumlahnya sangat luar biasa banyak dan sangat membantu masyarakat terdampak bencana di berbagai kecamatan di Kabupaten Agam.
“Sebagai pimpinan DPRD Agam, kami menyampaikan apresiasi dan ungkapan terimakasih yang tak terhingga atas perhatian, dukungan, bantuan dan peran aktif dalam membantu penanganan dampak bencana di kabupaten Agam. Semoga apa yang dilakukan menjadi ladang ibadah disisi Allah, “sebut H.Ilham lagi.
Ketua DPRD Agam itu, sangat termotivasi bahkan, warga terdampak sangat terbantu dengan dukungan dan kerja maksimal yang dilakukan semua pihak, sehingga upaya penanganan darurat bisa dilakukan dengan baik.

“Kami berharap, kondisi di lapangan khususnya di wilayah terdampak bencana terus membaik, sehingga upaya penanganan bisa lebih maksimal di lapangan. Apalagi saat ini, sudah memasuki masa transisi pemulihan, kemudian masa pemulihan dan rehabilitasi serta masa rekonstruksi pasca bencana. Masih sangat banyak dan berat tugas dan tantangan yang harus dihadang bersama untuk pemulihan kondisi di Kabupaten Agam, “ulas H.Ilham lagi.
(HARMEN)
