Lubukbasung,kaba12 — Kalangan DPRD Agam minta pemerintah bersama unsur terkait dalam penanganan dampak bencana untuk bergerak ekstra maksimal untuk membantu warga terdampak bencana di berbagai kecamatan di Kabupaten Agam saat ini.
Saat ini, beberapa kawasan masih terisolasi akibat longsor seperti di wilayah Pabatungan dan Lambeh, pasokan bantuan logistic untuk warga harus lebih maksimal ke seluruh titik terdampak bencana, termasuk penanganan kawasan terdampak longsor dan ruas jalan yang putus akibat banjir dan tanah longsor.
Bahkan, saat ini seluruh lini harus bergerak bersama, meminta dukungan dan bantuan pada berbagai pihak, agar proses penanganan dampak bencana bisa lebih cepat, terutama kawasan terdampak cukup parah, seperti halnya di Malalak, Palembayan,Palupuah, Tanjung Raya, Matur dan beberapa lokasi lain.
Hal itu ditegaskan Novi Irwan, Anggota DPRD Agam dari fraksi Gerindra yang saat ini tengah bekerja ekstra membantu penanganan dampak bencana di berbagai lokasi di Kabupaten Agam. Tidak hanya memasok bantuan dan membuka posko tanggap darurat, pihaknya tengah meminta dukungan dari DPRD Sumbar dan DPR RI, khususnya dari Partai Gerindra untuk membantu warga Kabupaten Agam.
Harapan serupa disampaikan Muhammad Risman, Wakil Ketua DPRD Agam dari Partai Nasdem, yang mengharapkan dukungan dan bantuan untuk warga terdampak bencana di kabupaten Agam betul-betul tepat sasaran, dan menyentuh warga terdampak, karena banyak titik yang masih terjamah , sementara warga tidak bisa mengakses ke luar wilayah mereka.
Hal senada disebutkan Henrizal, yang menyebutkan banyak titik di kecamatan Palupuah yang masih terdampak bencana bahkan masih tersekat akibat banyaknya titik longsor,”kami berharap, dilakukan penanganan cepat, agar dampak terhadap warga tidak meluas, “tegasnya.
(HARMEN)



